Xiaomi 18 Ultra Batal Diproduksi Oppo dan Vivo Batasi Pasar Ultra

Minggu, 30 Agustus 2026 | 20:44:02 WIB
Xiaomi 18 Ultra.

JAKARTA - Xiaomi dikabarkan menghentikan proyek pengembangan Xiaomi 18 Ultra. Pada saat yang bersamaan, Oppo Find X10 Ultra dan vivo X500 Ultra disebut cuma bakal tersedia di pasar tertentu serta tidak akan diboyong ke pasar global.

Sejumlah tipster mengaitkan pergeseran strategi tersebut dengan melonjaknya biaya komponen memori. Tekanan biaya dinilai mendorong deretan produsen smartphone flagship China untuk meninjau ulang rencana pengembangan maupun distribusi perangkat kelas tertinggi mereka.

Apabila rumor tersebut terbukti benar, Xiaomi 18 Pro Max akan menempati kasta teratas dalam keluarga Xiaomi 18. Perangkat ini diprediksi menjadi flagship tertinggi Xiaomi untuk seri tersebut yang meluncur pada akhir 2026.

Xiaomi sepanjang beberapa generasi terakhir selalu menempatkan model Ultra sebagai varian tertinggi yang berfokus pada kemampuan fotografi serta spesifikasi paling agresif.

Namun, Xiaomi 18 Ultra disebut tidak akan meluncur. Sebagai gantinya, lini tersebut diperkirakan hanya terdiri dari Xiaomi 18, Xiaomi 18 Pro, dan Xiaomi 18 Pro Max.

Laporan lain menyebutkan Xiaomi 18 Pro Max bakal mengambil alih takhta sebagai perangkat paling premium dalam jajaran tersebut. Meski demikian, pembatalan ini belum dikonfirmasi oleh Xiaomi secara resmi sehingga informasi ini masih berstatus rumor.

Salah satu dugaan pemicu di balik perubahan strategi ini adalah meningkatnya harga komponen memori DRAM dan NAND.

Tingginya permintaan komponen memori akibat kebutuhan industri kecerdasan buatan (artificial intelligence) disebut ikut memberikan tekanan pada biaya produksi smartphone.

Menurut kabar yang beredar, memaksakan spesifikasi kelas Ultra dengan RAM dan ruang penyimpanan besar dapat membuat harga jual lonjak tinggi serta menekan margin keuntungan produsen.

Kondisi tersebut kian kompleks bagi smartphone flagship yang pada dasarnya sudah memakan biaya produksi tinggi akibat pemakaian kamera, layar, chipset, serta komponen premium lainnya.

Jika rumor tersebut terbukti akurat, Xiaomi 18 Pro Max akan mengambil alih posisi yang selama ini diisi oleh varian Ultra. Model ini diperkirakan hadir dengan spesifikasi paling gahar di keluarga Xiaomi 18.

Meski begitu, detail perihal sektor kamera, chipset, kapasitas RAM, maupun penyimpanannya masih belum dapat dipastikan. Terdapat pula laporan mengenai model Xiaomi Mix yang dikabarkan memakai chip Xring-O3 buatan internal Xiaomi sendiri.

Model tersebut diproyeksikan tetap berfokus untuk menyasar pasar China.

Bukan hanya Xiaomi yang dilaporkan mengubah arah strategi. Oppo Find X10 Ultra dikabarkan tetap meluncur, namun eksklusif hanya untuk pasar China.

Hal tersebut berbeda dari generasi terdahulu, Find X9 Ultra, yang telah diboyong ke pasar internasional. Jika kabar ini benar, konsumen di luar pasar China kemungkinan harus menggunakan jalur impor apabila berniat memiliki model Ultra terbaru Oppo.

Padahal, seri Ultra milik Oppo selama ini menjadi salah satu smartphone Android yang menyita perhatian berkat keunggulannya pada fitur kamera.

Langkah serupa turut membayangi Vivo X500 Ultra. Ponsel tersebut dikabarkan tetap meluncur, tetapi kemungkinan besar hanya dijual di China. Padahal pada generasi sebelumnya, vivo X300 Ultra sudah berhasil menjangkau pasar global.

Terkini