Pertamina UMK Academy 2026 Diserbu Lebih dari 4.000 Pelaku Usaha

Selasa, 01 September 2026 | 20:23:32 WIB
Lidya SP, pemilik Besolek sekaligus Juara I kelas Go Modern Pertamina UMK Academy 2025 [FOTO: NET].

JAKARTA - PT Pertamina (Persero) secara resmi mengakhiri masa pendaftaran program pembinaan usaha kecil menengah dalam ajang Pertamina UMK Academy 2026 pada 31 Agustus 2026.

Sepanjang masa pendaftaran 21–31 Agustus 2026, tercatat lebih dari 4.000 pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM) dari pelbagai sudut wilayah Indonesia mengajukan diri untuk merapat ke dalam program pembinaan usaha lokal unggulan besutan Pertamina.

Angka pendaftar Pertamina UMK Academy pada pergelaran kali ini melompat tajam atau nyaris dua kali lipat dibanding akumulasi pendaftar pada edisi 2025.

Lonjakan pendaftar tersebut mencerminkan tingginya antusiasme para pelaku usaha lokal terhadap perhelatan Pertamina UMK Academy sebagai salah satu ruang pembinaan serta penguatan kapasitas yang bermutu sekaligus berdampak.

Program yang perdana diluncurkan pada 2020 ini telah menjadi salah satu pilar tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL) andalan Pertamina yang difokuskan pada pemberdayaan masyarakat beserta komunitas usaha lokal di Tanah Air.

UMK yang telah merampungkan pendaftaran selanjutnya bakal dikurasi serta diverifikasi secara administratif, berpatokan pada kriteria yang telah ditetapkan.

Seusai tahap verifikasi rampung, mereka berhak mengamankan posisi sebagai peserta dalam alur pembinaan Pertamina UMK Academy 2026.

Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero) Muhammad Baron mengungkapkan, lonjakan lebih dari 4.000 pendaftar mengindikasikan kuatnya gairah para pelaku UMK Indonesia untuk terus menimba ilmu, mengasah potensi, serta menambah wawasan demi mendongkrak daya saing.

“Antusiasme pendaftar menunjukkan besarnya semangat pelaku UMK Indonesia untuk mengembangkan usahanya,” katanya dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Selasa (1/9/2026).

Mengarungi Pertamina UMK Academy, lanjut Baron, para peserta tak sekadar memetik pengetahuan, melainkan turut didampingi untuk mempraktikkan materi pembelajaran secara langsung selaras dengan kebutuhan dan dinamika usahanya.

Skema pembinaan Pertamina UMK Academy dirancang secara terstruktur dan berjenjang melalui dua tingkatan pembinaan, yakni fase regional serta fase nasional.

Pada tingkatan pembinaan regional, para peserta bakal dibekali materi beserta simulasi praktik guna memperkuat fondasi tata kelola bisnis sesuai sektor usahanya masing-masing.

Di sepanjang pemusatan pembinaan tahap regional, tingkat partisipasi aktif serta kemajuan usaha peserta bakal diawasi secara berkelanjutan oleh tim akselerator dan tim mentor.

Perkembangan dari para peserta juga akan dievaluasi secara periodik untuk dijadikan acuan dalam menyeleksi UMK yang berhak melenggang ke tahap pembinaan tingkat nasional.

UMK yang dinyatakan lolos ke tahap pembinaan nasional akan memperoleh pembelajaran serta pendampingan yang jauh lebih intensif berpijak pada empat kategorisasi kelas "Go", yaitu Go Modern, Go Digital, Go Online, dan Go Global.

Pada tahapan nasional tersebut, peserta pun bakal disuguhi dua materi khusus terkait dengan Go Green serta Go Aggregator.

Baron mengutarakan, setiap pelaku UMK mengantongi tingkat kebutuhan dan kesiapan yang berbeda-beda.

Atas dasar itu, silabus/kurikulum beserta materi pembinaan dirancang secara khusus menyelaraskan tahapan pembinaan.

“Materi juga menyesuaikan kondisi perkembangan usaha peserta agar program pembinaan dapat menghasilkan perubahan yang nyata, berdampak, dan terukur,” ucap Baron.

Dari pembinaan menuju UMK naik kelas

Sepanjang enam tahun bergulirnya program, Pertamina UMK Academy telah mengawal ribuan pelaku UMK untuk menimba ilmu, berkembang, hingga berhasil naik kelas.

Rangkaian agenda Pertamina UMK Academy melingkupi pelatihan, tantangan/games, simulasi pemasaran, pendampingan, coaching, legalisasi/sertifikasi, hingga pemfasilitasan perluasan jangkauan pasar.

Peserta yang berhasil mengunci gelar champion pada pembinaan tingkat nasional juga bakal diganjar fasilitas tambahan berupa dukungan alutsista/alat produksi bernilai total mencapai ratusan juta rupiah.

Salah satu alumni yang telah merasakan faedah program Pertamina UMK Academy yakni Lidya SP, pemilik unit bisnis Besolek sekaligus Juara I kelas Go Modern Pertamina UMK Academy 2025.

Selepas melahap alur pembinaan, Lidya sanggup merapikan manajemen produksi dan keuangan, memacu efisiensi, mengoptimalkan penerapan zero waste, serta mengendalikan pemasaran digital secara lebih konsisten.

“Pengelolaan produksi dan keuangan menjadi lebih rapi dan proses produksi makin efisien sehingga zero waste makin optimal,” ujarnya.

Menurut pandangan Lidya, transformasi tersebut turut membuat konten pemasaran Besolek tampil lebih konsisten dan profesional.

Daya tarik beserta tingkat kepercayaan konsumen pada produknya pun terangkat, yang pada akhirnya ikut memacu pertumbuhan angka penjualan.

Rekam jejak Besolek menjadi salah satu potret nyata bagaimana kurikulum dalam Pertamina UMK Academy sanggup diaplikasikan secara langsung guna menjawab kebutuhan riil dunia usaha.

Keberhasilan itu diharapkan mampu melecut inspirasi bagi para peserta Pertamina UMK Academy 2026 untuk memancang komitmen penuh saat mengarungi seluruh alur program pembinaan.

Baron berharap, perhelatan Pertamina UMK Academy 2026 sanggup melahirkan lebih banyak entitas pelaku usaha yang memiliki daya tahan untuk terus melesat naik.

“Lewat pembinaan ini, kami harap mereka memiliki tata kelola yang baik, adaptif terhadap teknologi, mampu memperluas pasar, serta memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat di sekitarnya,” tuturnya.

Program Pertamina UMK Academy turut menyokong ketercapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs) Nomor 8 tentang Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi.

Agenda ini juga beriringan dengan Asta Cita dalam memperkokoh jiwa kewirausahaan, memajukan industri kreatif, serta memperluas peluang kerja berkualitas lewat penguatan kapasitas dan daya saing UMK Indonesia.JA

Terkini

BPS Catat NTP Agustus 2026 Naik 1,05% Menjadi 129,19

Selasa, 01 September 2026 | 21:40:02 WIB

Rincian Bansos Cair September 2026 Lengkap Beserta Syaratnya

Selasa, 01 September 2026 | 21:33:31 WIB

Cara Registrasi Subsidi Tepat MyPertamina Agar Bisa Beli BBM

Selasa, 01 September 2026 | 21:14:01 WIB