Bank Jakarta Sediakan Kredit Massal untuk Pedagang Pasar Induk

Selasa, 01 September 2026 | 05:47:32 WIB
Bank Jakarta.

JAKARTA - Bank Jakarta terus berkomitmen memperluas jangkauan layanan keuangan lewat penyelenggaraan program kredit massal, khususnya bagi para pedagang di Pasar Induk Kramat Jati guna mendorong pertumbuhan unit usaha mikro.

"Kami tidak ingin pedagang yang sibuk mencari bank. Bank Jakarta yang harus semakin dekat dan hadir di tengah-tengah pedagang," kata Direktur Utama Bank Jakarta Agus H. Widodo di Jakarta, Selasa.

Agus memaparkan bahwasanya bagi para pelaku usaha yang hendak mengajukan fasilitas permodalan, pihaknya telah menyediakan opsi pembiayaan melalui jalur Kredit Usaha Rakyat (KUR) maupun Non-KUR.

Skem pembiayaan KUR disalurkan tanpa menuntut adanya agunan dengan batas pinjaman mencapai Rp100 juta. Adapun pada opsi Non-KUR, para pedagang dapat memanfaat hak sewa tempat atau lapak dagangannya sebagai jaminan.

Bagi nasabah yang memilih fasilitas Non-KUR, batas pengajuan kredit yang disediakan mampu mencapai angka Rp500 juta dengan pengenaan suku bunga di kisaran 10 persen saban tahunnya.

"Bagi Bank Jakarta, keberhasilan bukan diukur dari seberapa besar kredit yang disalurkan. Keberhasilan yang sesungguhnya adalah ketika pembiayaan membuat usaha pedagang berkembang, omzet bertambah, lapangan kerja tercipta dan semakin banyak UMKM Jakarta naik kelas," ungkap Agus.

Sebagai informasi, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta tengah menggenjot perluasan jangkauan permodalan resmi bagi para pedagang Pasar Induk Kramat Jati lewat sinergi strategis antara Bank Jakarta dan Perumda Pasar Jaya.

Langkah kolaboratif ini diharapkan mampu menopang para pedagang dalam mempertahankan kelangsungan bisnis, menaikkan skala usaha, sekaligus memperkokoh pondasi ekonomi kerakyatan di wilayah Jakarta.

Terkini