Mentan: Metode PM-AAS Naikkan Produksi Padi Hingga 12 Ton Per Ha

Rabu, 02 September 2026 | 18:57:31 WIB
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman [FOTO: NET].

JAKARTA - Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menyampaikan, penerapan metode Pertanian Modern Advanced Agriculture System (PM-AAS) sanggup mendongkrak produktivitas panen padi mencapai 11-12 ton per hektare.

"Metode ini meningkatkan populasi, dari yang sebelumnya 360 ribu rumpun menjadi 800 ribu sampai satu juta," kata Mentan Amran saat meninjau panen metode PM-AAS di Kabupaten Subang, Jawa Barat, Rabu (2/9/2026).

Mentan menerangkan bahwasanya penerapan metode PM-AAS sanggup melonjakkan produktivitas panen padi dari yang semula rata-rata 5-6 ton per hektare menjadi 11-12 ton per hektare.

Berdasarkan penuturannya, lewat skema tersebut maka benih padi yang disemai bakal jauh lebih banyak sehingga secara otomatis mendongkrak hasil panen.

Dalam pola penanaman konvensional, tutur Amran, para petani cuma menanam 360 ribu rumpun per hektare, sedangkan lewat skema PM-AAS jumlahnya sanggup menembus 800 ribu hingga 1 juta rumpun.

"Satu rumpun itu menghasilkan 13-15 gram, kalau dikalikan 800 atau 1 juta maka hasilnya dapat kelihatan," ujarnya.

Amran menimpali bahwa penerapan metode PM-AAS sejauh ini telah direalisasikan pada 10 provinsi, di antaranya Jawa Barat, Sumatera Utara, Lampung, Banten, serta Nusa Tenggara Barat.

Capaiannya, kata Amran, melalui pemanfaatan metode PM-AAS tersebut produktivitas padi pada beberapa daerah percontohan mengalami lonjakan 5-6 ton per hektare.

"Ini meningkatkan 2 kali lipat yang biasanya 5 ton bisa berproduksi 11-12 ton," katanya menambahkan.

Terkini