Kemenbud Sebut Pencak Silat Jadi Sarana Pelestarian Budaya di Cirebon

Jumat, 04 September 2026 | 21:03:02 WIB
Ilustrasi pertandingan pencak silat.

JAKARTA - Kementerian Kebudayaan (Kemenbud) menyatakan bahwa pencak silat menjadi sarana penting untuk melestarikan budaya sekaligus membina generasi muda di Cirebon, Jawa Barat. Hal ini terlihat dari tingginya antusiasme peserta yang mengikuti Kejuaraan Kesultanan Kanoman Cirebon Championship 2026.

Direktur Jenderal Pelindungan Kebudayaan dan Tradisi Kemenbud Restu Gunawan mengungkapkan bahwa kompetisi yang diikuti sekitar 2.100 pesilat tersebut menjadi bukti nyata bahwa minat anak muda terhadap pencak silat masih sangat besar.

"Untuk sebuah event di Kota Cirebon, 2.100 menurut saya sebuah prestasi yang cukup membanggakan," kata Restu saat ditemui di Sport Hall Bima Kota Cirebon, Jumat.

Menurut Restu, pencak silat memegang peranan yang sangat krusial dalam kebudayaan Indonesia, terlebih setelah resmi diakui sebagai warisan budaya tak benda oleh UNESCO.

Restu menjelaskan bahwa penyelenggaraan kejuaraan seni bela diri ini merupakan langkah nyata dalam melindungi, mengembangkan, memanfaatkan, serta membina warisan budaya bangsa secara berkesinambungan.

"Ini bagian dari pembinaan anak-anak muda, talenta-talenta muda yang ada di Cirebon," ujarnya.

Restu pun mendorong para pesilat untuk terus giat berlatih dan mengasah kemampuan agar mampu mengukir prestasi gemilang di berbagai ajang kompetisi.

Restu juga mengingatkan pentingnya menanamkan nilai-nilai kebudayaan selama proses pembinaan, sebab pencak silat berpotensi besar memupuk rasa percaya diri serta kebanggaan terhadap warisan budaya sendiri.

Restu menuturkan bahwa pencak silat mencakup aspek tradisi yang melekat pada kebudayaan serta aspek prestasi yang berkembang di ranah olahraga.

Dari sudut pandang kebudayaan, Restu menilai pencak silat memiliki peluang besar untuk dikembangkan ke sektor lain, termasuk industri perfilman.

"Harapannya dari silat ini mereka bisa menjadi pemain silat di nasional maupun di film-film internasional, luar negeri," katanya.

Di sisi lain, Wakil Wali Kota Cirebon Siti Farida Rosmawati menegaskan bahwa pemerintah daerah berkomitmen penuh mendukung pelestarian pencak silat melalui penguatan program pembinaan dan regenerasi atlet.

Siti Farida menjelaskan bahwa pembinaan berkelanjutan dapat dilakukan melalui wadah IPSI di bawah naungan KONI serta kegiatan ekstrakurikuler pencak silat di sekolah-sekolah guna mencetak generasi muda yang berprestasi.

"Regenerasinya itu harus ulet, terus didukung oleh pemerintah," katanya.

Terkini