Jembatan Garuda Ambruk di Pangandaran, KSAD Sampaikan Permohonan Maaf

Jumat, 04 September 2026 | 21:06:31 WIB
KSAD Jenderal TNI Maruli Simanjuntak.

JAKARTA - Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak menyampaikan permohonan maaf terkait peristiwa rusaknya Jembatan Garuda yang dibangun oleh TNI AD di Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat.

"Saya selaku Kepala Satgas jembatan yang ditunjuk oleh Presiden, saya pribadi bersama anggota memohon maaf atas kejadian tersebut. Kami bertanggung jawab atas kejadian tersebut," ujar Maruli dalam siaran pers TNI AD diterima di Jakarta, Jumat.

Maruli menerangkan bahwa kerusakannya jembatan tersebut dipicu oleh beberapa aspek, salah satunya yaitu kondisi kelebihan kapasitas beban. Ia menegaskan bahwa rancangan jembatan itu sebenarnya tidak diperuntukkan guna menampung hingga 50 orang secara bersamaan.

Kondisi beban berlebih tersebut lantas memicu tali sling di salah satu bagian sisi jembatan terputus hingga akhirnya mengakibatkan konstruksi jembatan terjatuh.

Di dalam siaran pers yang sama, Kepala Dinas Penerangan TNI AD (Kadispenad) Brigjen TNI Donny Pramono menekankan bahwa pihak TNI AD sama sekali tidak bermaksud menyalahkan masyarakat terkait musibah itu.

"Kami tidak ingin menyalahkan siapa pun. Kejadian ini menjadi pelajaran penting bagi kami untuk memastikan seluruh aspek teknis dan ketentuan penggunaan benar-benar dipahami dan dipatuhi," ujarnya.

Menindaklanjuti temuan hasil investigasi, Donny memastikan jajarannya bakal mengkaji ulang serta mengevaluasi sistem jembatan untuk pengerjaan proyek pembangunan pada masa mendatang. Langkah evaluasi tersebut mencakup perkuatan tali jembatan maupun sistem keamanan demi keselamatan warga yang melintas.

"Akan ada peningkatan kekuatan sling sekitar 20 hingga 30 persen. Namun demikian, seluruh sistem jembatan tetap harus digunakan sesuai kapasitas dan ketentuan yang telah ditetapkan," ucap dia.

Sebelumnya, sarana jembatan gantung yang berlokasi di Desa Margacinta mendadak ambruk pada Minggu (30/8) sekitar pukul 16.00 WIB.

Peristiwa nahas itu terjadi tepat sesaat seusai agenda prosesi peresmian, sewaktu Bupati Pangandaran Citra Pitriyami mendampingi puluhan warga sedang berada di atas bentangan jembatan.

Terkini