Ahmad Muzani Minta Pondok Pesantren Didik Santri Berkarakter Lokal

Sabtu, 05 September 2026 | 19:32:01 WIB
Ketua MPR RI Ahmad Muzani.

JAKARTA - Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat RI Ahmad Muzani meminta seluruh pondok pesantren untuk mendidik karakter santri dengan tradisi lokal serta semangat nasionalisme khas Indonesia.

"Pesantren itu telah dikembangkan oleh para pendahulu, pemimpin, ulama, dan para kiai kami, dan cara mendidiknya adalah khas Indonesia, dan menyatukan diri dalam ke-Indonesia-an, menyatukan diri dalam tradisi, menyatukan diri dalam keunikan-keunikan yang ada di lokal-lokal itu," katanya saat menghadiri Global International Holistic Education Summit yang diselenggarakan Universitas Darussalam Gontor di Jakarta, Sabtu.

Muzani menegaskan bahwa sistem pendidikan holistik yang terus dikembangkan di lingkungan pesantren dapat dijadikan acuan model pengembangan sumber daya manusia pada masa mendatang, baik untuk pesantren maupun lembaga pendidikan lainnya.

Gelaran forum internasional ini diselenggarakan guna memicu motivasi para santri sekaligus menjadi wadah pembentukan karakter manusia unggul melalui jalur pendidikan holistik.

"Bagaimana pendidikan holistik yang ditawarkan dan sudah dikembangkan di pondok-pondok pesantren bisa menjadi sebuah model bagi pengembangan peradaban pada masa-masa yang akan datang, dan ini adalah sebuah ikhtiar yang sangat penting dan harus kami dukung," ujar dia.

Ia menambahkan, para santri wajib konsisten belajar, mendengarkan, membaca, bertanya, serta berdiskusi karena metode tersebut menjadi sarana efektif dalam menguji kebenaran guna menjaga tradisi keilmuan.

"Tantangan di dunia pondok pesantren juga berkembang sesuai dengan tuntutan zamannya, oleh karena itu, ikhtiar yang harus dilakukan adalah terus melakukan inovasi dan perbaikan diri," tuturnya.

Terkini