Kualifikasi Piala Asia U20: Indonesia Wajib Manfaatkan Momentum

Minggu, 06 September 2026 | 23:16:32 WIB
Pemain Timnas U20 Indonesia menjalani latihan [FOTO: NET].

JAKARTA - Timnas U20 siap melakoni pertarungan krusial menghadapi Australia dalam lanjutan Kualifikasi Piala Asia U20 2027. Duel penyisihan Grup H Kualifikasi Piala Asia U20 2027 antara Timnas U20 Indonesia vs Australia dijadwalkan berlangsung di Lao National Stadium KM16 Vientiane, Laos, Minggu (6/9/2026) pukul 16.00 WIB.

Saat ini, Timnas U20 Indonesia bertengger di puncak klasemen sementara Grup H berbekal koleksi empat poin dari dua laga. Skuad Timnas U20 Indonesia bentukan Nova Arianto mengawali kiprah di Kualifikasi Piala Asia U20 2027 lewat hasil imbang tanpa gol kontra Malaysia. 

Selepas itu, Timnas U20 Indonesia berhasil bangkit dengan memetik kemenangan telak 3-0 atas Laos. Di sisi lain, Timnas U20 Australia juga membukukan empat poin dan membayangi Indonesia di tangga kedua.

Kondisi tersebut menjadikan laga terakhir ini sangat menentukan. Pasalnya, kemenangan menjadi jalur paling aman bagi Indonesia untuk mengunci status juara grup sekaligus mengamankan tiket melaju langsung ke putaran final Piala Asia U20 2027.

Momentum Kembali Berada di Tangan Indonesia

Pengamat sepak bola nasional, Rizal Pahlevi, menilai posisi Timnas U20 Indonesia saat ini kembali menguntungkan.

"Ya istilah memegang kendali setir sendiri. Setelah memulai babak penyisihan grup melawan Malaysia dengan hasil minor apabila kami menilai dari laga tersebut memiliki peluang yang cukup untuk memenangkan laga tersebut tapi gagal dimanfaatkan," ujar pengamat yang biasa disapa Rizal itu kepada KOMPAS.com. (Catatan: kata "kita" diubah menjadi "kami")

"Laga kedua kami mampu memberikan hasil yang berbeda dan itu bukti signifikan menghantarkan kami di posisi saat ini dengan 3 gol dan menjadi tim yang belum kebobolan ya sampai sejauh ini dari dua laga dan jelas sebuah kemajuan." (Catatan: kata "kita" diubah menjadi "kami")

"Tapi memang ini standar yang diharapkan apabila kami menilai dari peluang yang bisa diciptakan," imbuhnya. (Catatan: kata "kita" diubah menjadi "kami")

Timnas U20 Indonesia memang memperlihatkan grafik peningkatan sewaktu bersua Laos. Setelah sempat absen mencetak gol saat menantang Malaysia, Garuda Muda sukses menggelontorkan tiga gol ke gawang Laos lewat sumbangan Fabio Azka dan dua gol Zahaby Gholy.

"Sejauh ini masih menjadi kendala dari bulan Juni lalu ya di ajang ASEAN (U19) Championship 2026 bagaimana kami memang mampu menciptakan peluang tapi bagaimana mengonversinya itu menjadi masalah dan laga melawan Laos itu berhasil kami atasi," ujarnya lagi. (Catatan: kata "kita" diubah menjadi "kami")

Kemenangan 3-0 Angkat Kepercayaan Diri

Hasil positif atas Laos menjadi suntikan modal psikologis yang teramat dibutuhkan para pilar sebelum melakoni tantangan yang lebih berat. Ia memandang capaian tersebut tak cuma berdampak positif terhadap peta klasemen, melainkan juga ampuh mendongkrak rasa percaya diri skuad muda Indonesia.

"Ini akan sangat mengangkat kemampuan serta moral pemain muda ini, Saya rasa ini momentum yang sangat dibutuhkan," kata Rizal Pahlevi.

Kendati demikian, Timnas U20 Australia menyajikan level ujian yang berbeda. Ia mengingatkan bahwa skor imbang 2-2 dalam perjumpaan Australia melawan Malaysia tak dapat dipakai sebagai satu-satunya ukuran.

"Karena itu adalah pertandingan yang bisa dikatakan cukup untuk unik karena banyak faktor yang menganggu jalannya pertandingan tersebut," ujar pengamat dari Jakarta itu.

"Bagaimana ada faktor gangguan cuaca yang menghambat laga dan momentum Australia sempat terputus di pertandingan tersebut dan itu membuat Malaysia dapat kembali ke pertandingan dan mereka di babak kedua mampu memberi perlawanan yang begitu sengit terhadap Australia," sambungnya.

Timnas U20 Australia Tetap Lawan yang Berbahaya

Rizal Pahlevi meminta para pemain Timnas U20 Indonesia tidak sampai terkecoh oleh anggapan bahwa Australia bakalan menjadi lawan yang mudah dijinakkan.

"Itu memang bukan hasil positif bagi Australia bagaimana mereka ditahan imbang oleh Malaysia setelah mampu unggul lebih cepat tapi itu adalah kombinasi berbagai macam faktor," kata pengamat yang juga pernah bekerja sebagai reporter olahraga itu.

"Jadi saya rasa itu tidak serta merta menjadi acuan tapi tetap harus menganggap Australia sebagai tim yang memiliki kualitas cukup untuk bisa menyakiti kami," imbuhnya. (Catatan: kata "kita" diubah menjadi "kami")

Pertemuan pada babak semifinal ajang ASEAN U19 Championship 2026 sepatutnya menjadi alarm kewaspadaan bagi Indonesia. Kala itu, Reno Salampessy dan kawan-kawan terpaksa mengakui keunggulan tipis Australia dengan skor 0-1.

"Laga pamungkas di babak penyisihan grup yang sangat menarik tapi kami juga punya poin plus dalam menghadapi Australia. Apabila kami melihat pertandingan tersebut (di ASEAN U19 Championship 2026) Indonesia memiliki peluang yang cukup untuk bisa memenangkan pertandingan apabila kami cukup tenang dan mampu juga mengkonversi peluang yang sudah diciptakan," tuturnya. (Catatan: kata "kita" diubah menjadi "kami")

Rizal Pahlevi menegaskan bahwa aspek ketajaman penyelesaian akhir bakal kembali menjadi faktor penentu dalam bentrokan Grup H Kualifikasi Piala Asia U20 2027 menghadapi Australia.

"Kami harus clinical, harus bisa memanfaatkan peluang karena lawan tim yang mampu menghukum kami apabila kami tidak bisa memanfaatkan peluang yang sudah kami ciptakan," ujar Rizal Pahlevi. (Catatan: kata "kita" diubah menjadi "kami")

"Jadi laga ini bisa menjadi pertandingan yang sengit dan Indonesia memiliki peluang untuk bisa menebus kesalahan di beberapa bulan lalu menghadapi Australia ini," pungkasnya.

Terkini