Dampak Erupsi GAK Empat Layanan Penerbangan Pindah Kertajati

Senin, 07 September 2026 | 02:35:31 WIB
Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi.

JAKARTA - Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menyatakan sebanyak empat layanan penerbangan dialihkan ke Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat, akibat dampak erupsi Gunung Anak Krakatau (GAK).

Menhub menjelaskan bahwa Bandara Kertajati disiapkannya sebagai salah satu bandara alternatif untuk mengantisipasi penutupan operasional sejumlah bandara akibat paparan abu vulkanik Gunung Anak Krakatau dari Banten.

"Hingga Senin (7/9) sebanyak empat penerbangan Garuda Indonesia telah memanfaatkan Bandara Kertajati sebagai alternatif dari Bandara Soekarno-Hatta," kata Menhub terkonfirmasi di Jakarta, Senin.

Kementerian Perhubungan menyiagakan jajaran bandara alternatif demi mengantisipasi penyebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau di Provinsi Banten. Hingga Senin (7/9), beberapa maskapai pun mulai memindahkan rute penerbangan maupun pendaratan ke bandara alternatif tersebut.

"Saat ini dan sejak kemarin Garuda Indonesia sudah melakukan pendaratan di Bandara Kertajati (Majalengka, Jawa Barat). Hari ini rencananya dilakukan juga pendaratan di Kertajati untuk penerbangan dari Jeddah dan Amsterdam," ujar Menhub saat memberikan keterangan media di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten.

Selain Kertajati, bandara alternatif lain yang disediakan meliputi Bandara Internasional Yogyakarta, Bandara Juanda di Jawa Timur, serta Bandara Adi Soemarmo dan Bandara Jenderal Ahmad Yani di Jawa Tengah.

"Singapore Airlines juga akan melakukan pendaratan dengan mengganti pesawatnya yang semula menggunakan Boeing 737-800, akan diganti dengan Airbus A350 di mana bisa menampung lebih banyak penumpang," ucap Menhub.

"Masyarakat yang terbang dari Singapura bisa kembali melalui Surabaya. Kemudian Singapore Airlines juga akan memproses penerbangan ke Yogyakarta sebagai bandara alternatif," tambah Menhub.

Menhub secara berkelanjutan mendorong maskapai, khususnya penerbangan luar negeri, untuk mengalihkan rute ke bandara alternatif memakai pesawat berkapasitas besar agar penumpang yang tertahan di luar negeri bisa segera tiba di tanah air.

Sementara itu, mengacu pada hasil pengujian paper test di sejumlah area terdampak, Menhub mengonfirmasi Bandara Atung Bungsu di Pagar Alam, Sumatera Selatan, sudah menunjukkan hasil negatif dari sebaran abu vulkanik.

Atas kondisi tersebut, Bandara Atung Bungsu dinyatakan dapat kembali beroperasi secara normal.

Di sisi lain, tujuh bandara lainnya masih harus ditutup sementara, yaitu Bandara Soekarno-Hatta, Bandara Radin Inten II, Bandara Budiarto, Bandara Halim Perdanakusuma, Bandara Pondok Cabe, Bandara Muhammad Taufiq Kiemas, serta Bandara Husein Sastranegara.

Terkini