Industri Asuransi Menghadapi Potensi Peningkatan Klaim Risiko Bencana

Selasa, 08 September 2026 | 03:58:01 WIB
Ilustrasi Gedung Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

JAKARTA - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menilai peningkatan frekuensi bencana dan cuaca ekstrem berpotensi mendorong kenaikan klaim pada lini usaha asuransi yang memberikan perlindungan risiko bencana di tengah tren klaim industri yang masih menanjak.

Kepala Eksekutif Pengawas Perasuransian, Penjaminan dan Dana Pensiun OJK Ogi Prastomiyono mengungkapkan bahwa hingga Juli 2026, industri asuransi jiwa membukukan nilai klaim mencapai Rp89,17 triliun, atau naik Rp2,87 triliun setara 3,33 persen secara tahunan (year on year/YoY).

“Sementara itu, industri asuransi umum dan reasuransi mencatatkan klaim sebesar Rp43,34 triliun, meningkat Rp6,39 triliun atau 17,30% YoY,” ucapnya dalam lembar jawaban RDK OJK Agustus 2026, Selasa (8/9/2026).

Ogi menjelaskan lebih lanjut bahwa rasio klaim industri secara umum masih berada di bawah batas 100 persen, di mana asuransi jiwa mencatatkan rasio 80,01 persen serta asuransi umum dan reasuransi di posisi 49,05 persen.

“Ke depan, apabila frekuensi dan intensitas bencana serta cuaca ekstrem meningkat, tentunya terdapat potensi peningkatan klaim pada lini usaha yang memberikan perlindungan terhadap risiko tersebut,” sebutnya.

Guna mengantisipasi dampak lonjakan tersebut, perusahaan asuransi diminta untuk memperkuat akurasi underwriting, penetapan harga, pencadangan, perlindungan reasuransi, hingga mitigasi akumulasi risiko di daerah rawan bencana.

Di samping itu, Ogi menyampaikan bahwa gangguan mobilitas akibat erupsi gunung berapi, kebakaran hutan dan lahan, serta cuaca buruk menjadi bukti tingginya risiko finansial dalam perjalanan masyarakat.

“Hal ini menunjukkan bahwa kebutuhan terhadap perlindungan perjalanan tetap relevan,” tutur Ogi.

OJK memandang prospek asuransi perjalanan masih sangat terbuka lebar seiring tingginya aktivitas perjalanan masyarakat, baik rute domestik maupun mancanegara.

“Untuk mendorong pertumbuhannya, produk perlu semakin relevan, sederhana, terjangkau, dan mudah diakses oleh masyarakat, termasuk melalui kanal digital,” pungkasnya.

Terkini

HP Lipat Lebar Xiaomi 18 Fold Rilis Bawa Kamera Leica 200 MP

Selasa, 08 September 2026 | 05:18:32 WIB

iPhone 18 dan HP Lipat Apple Mengalami Kenaikan Harga

Selasa, 08 September 2026 | 05:12:32 WIB

Huawei dan Xiaomi Rilis HP Lipat Baru Saingi Apple Besok

Selasa, 08 September 2026 | 05:06:02 WIB