Reliance Sekuritas Bidik Pendapatan Rp62,86 Miliar pada Tahun 2026

Selasa, 08 September 2026 | 04:12:01 WIB
PT Reliance Sekuritas Indonesia Tbk.

JAKARTA - PT Reliance Sekuritas Indonesia Tbk. (RELI) optimistis sanggup menjaga tren pertumbuhan positif sampai penutupan tahun 2026, yang disokong oleh peningkatkan aktivitas transaksi serta ekspansi lini bisnis.

Direktur Reliance Sekuritas Reza Priyambada menjelaskan bahwa perseroan menetapkan target pendapatan sebesar Rp62,86 miliar untuk tahun buku 2026, sementara perolehan laba bersih dibidik menyentuh angka Rp24 miliar.

"Pada 2026 ini, kami memiliki target dari pendapatan sebesar Rp62,86 miliar," ujar Reza dalam penyampaian paparan publik, Selasa (8/9/2026).

Demi mempertahankan basis nasabah ritel di tengah persaingan pasar yang kian kompetitif, RELI mengedepankan aspek keamanan, kenyamanan, variasi produk, serta layanan yang lebih personal guna menjaga loyalitas investor.

Perseroan juga terus mengembangkan variasi instrumen investasi yang fleksibel disesuaikan dengan kebutuhan dan profil risiko nasabah. Langkah ini terbukti mendorong peningkatan aktivitas transaksi sepanjang semester I/2026.

Nilai perdagangan saham nasabah tercatat tembus Rp5,41 triliun, atau naik 12,27 persen ketimbang periode yang sama pada tahun sebelumnya senilai Rp4,82 triliun.

Kinerja yang makin cemerlang terlihat di segmen obligasi, di mana nilai transaksinya melonjak 173,76 persen menjadi Rp152,95 miliar hingga semester I/2026 dari posisi sebelumnya Rp55,87 miliar.

Berdasarkan laporan keuangan unaudited semester I/2026, RELI membukukan laba tahun berjalan Rp3,01 miliar dan pendapatan Rp15,49 miliar, disokong oleh kenaikan pendapatan Transaksi Bursa sebesar 31,22 persen menjadi Rp8,74 miliar.

Perolehan tersebut juga ditopang oleh kontribusi pendapatan investasi dan bunga. Dari sisi permodalan, Modal Kerja Bersih Disesuaikan (MKBD) perseroan tetap solid di angka Rp255,75 miliar per Juni 2026, alias melesat 32,10 persen secara tahunan.

Presiden Direktur RELI Akhabani mengutarakan bahwa hasil positif ini bersumber dari pendekatan konsisten kepada nasabah lewat komunitas RELIPrioritas, serta investasi berkelanjutan pada optimalisasi infrastruktur sistem transaksi.

"Dalam kondisi pasar yang belum sepenuhnya kondusif tetapi manajemen tetap berupaya menjaga kelangsungan bisnis melalui berbagai langkah optimalisasi," katanya.

Terkini