PIHPS Catat Harga Beras Telur dan Cabai Melonjak per 9 September 2026

Rabu, 09 September 2026 | 22:48:32 WIB
Ilustrasi Telur Ayam.

JAKARTA - Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional Bank Indonesia merilis data pergerakan harga bahan pokok di mana komoditas beras kualitas bawah I mengalami kenaikan Rp50 menjadi Rp14.900 per kg, disusul beras kualitas bawah II yang turut naik Rp50 di level Rp14.700 per kg.

Kenaikan Rp50 juga terjadi pada komoditas beras kualitas medium I yang menjadi Rp16.600 per kg, serta beras kualitas medium II yang disesuaikan ke posisi Rp16.400 per kg.

Selanjutnya, pasokan beras kualitas super I merangkak naik Rp50 ke angka Rp17.850 per kg, sedangkan beras kualitas super II bertahan di level Rp17.300 per kg.

Di sisi lain, komoditas bumbu dapur menunjukkan tren penurunan. Bawang merah ukuran sedang susut Rp500 menjadi Rp37.950 per kg, lalu bawang putih ukuran sedang melorot Rp100 di kisaran Rp39.350 per kg.

Untuk komoditas sumber protein, harga telur ayam ras melonjak Rp150 menjadi Rp29.800 per kg, sementara banderol daging ayam ras segar terpantau tidak bergeser di posisi Rp42.600 per kg.

Lonjakan harga cukup signifikan melanda aneka jenis cabai, dengan cabai merah besar terangkat Rp2.700 menjadi Rp54.900 per kg, dan cabai merah keriting melonjak Rp4.050 ke angka Rp61.000 per kg.

Selain itu, cabai rawit hijau terkerek naik Rp1.950 di harga Rp64.050 per kg, disusul cabai rawit merah yang melambung sebesar Rp8.450 menjadi Rp91.150 per kg.

Di sektor daging sapi, kualitas I mengalami kenaikan tipis Rp150 ke posisi Rp151.950 per kg, sedangkan daging sapi kualitas II terangkat Rp450 menjadi Rp142.750 per kg.

Sementara untuk bahan pemanis, harga gula pasir kualitas premium dan gula pasir lokal bertahan stabil berturut-turut pada angka Rp20.350 per kg dan Rp19.100 per kg.

Terakhir, komoditas minyak goreng curah stagnan pada Rp20.450 per liter, minyak goreng kemasan bermerek I tetap Rp24.350 per liter, serta minyak goreng kemasan bermerek II terangkat Rp100 ke posisi Rp23.500 per liter.

Terkini