Nilai Tukar Rupiah Hari Ini Ditutup Menguat ke Rp17.632 per Dolar AS

Rabu, 09 September 2026 | 01:14:31 WIB
Pegawai menunjukan mata uang dolar Amerika Serikat (AS) dan rupiah [FOTO: NET].

JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS ditutup menguat ke posisi Rp17.632 per dolar AS pada sesi perdagangan kemarin, Selasa (8/9/2026). Penguatan rupiah ini sejalan dengan tren sejumlah mata uang lain di kawasan Asia.

Mata uang garuda berhasil menguat sebesar 8 poin atau 0,05% hingga berakhir di level Rp17.632 per dolar AS. Pergerakan mata uang kawasan Asia lainnya cenderung bervariasi di hadapan dolar AS.

Yen Jepang menguat 0,22%, dolar Taiwan menguat 0,10%, dan won Korea terangkat 0,06%. Sebaliknya, dolar Hong Kong terdepresiasi 0,02%, dolar Singapura melemah 0,02%, yuan China terkoreksi 0,02%, ringgit Malaysia merosot 0,29%, serta baht Thailand turun 0,26% terhadap dolar AS.

Pengamat Mata Uang dan Komoditas Ibrahim Assuaibi menuturkan bahwa perhatian pasar tetap tertuju pada dinamika konflik geopolitik di Timur Tengah. Di samping itu, pelaku pasar menantikan rilis data Indeks Harga Produsen (PPI) AS pada Kamis, yang disusul data Indeks Harga Konsumen (CPI) pada Jumat.

“Angka inflasi yang lebih tinggi akan memperkuat ekspektasi kenaikan suku bunga The Fed,” kata Ibrahim, Selasa (8/9/2026).

Ibrahim menambahkan, pasar saat ini memperhitungkan probabilitas sekitar 60% terkait peluang kenaikan suku bunga The Fed pada pekan depan. Hal ini merespons rilis data nonfarm payrolls AS pekan lalu yang tercatat solid.

Dari ranah domestik, Bank Indonesia melaporkan posisi cadangan devisa (cadev) Indonesia melesat hingga US$146,5 miliar pada akhir Agustus 2026. Angka tersebut meningkat bila dibandingkan posisi akhir Juli 2026 yang sebesar US$145,3 miliar.

BI menjelaskan bahwa peningkatan cadangan devisa didorong terutamanya oleh penerimaan pajak, pendapatan jasa, penarikan pinjaman luar negeri pemerintah, serta langkah stabilisasi nilai tukar rupiah guna meredam tingginya ketidakpastian pasar keuangan global.

Pada perdagangan besok, Ibrahim memproyeksikan pergerakan rupiah akan berbalik ditutup melemah di kisaran Rp17.630-Rp17.670 per dolar AS.

Terkini