Sabuk Khusus Tollan Topiltzin Disiapkan WBC untuk Duel Garcia vs Benn

Jumat, 11 September 2026 | 05:03:02 WIB
sabuk khusus Tollan Topiltzin yang disiapkan World Boxing Council (WBC) untuk pemenang duel juara dunia kelas welter WBC.

JAKARTA – Badan tinju dunia World Boxing Council (WBC) telah merancang sabuk kejuaraan khusus bernama Tollan Topiltzin. Sabuk berharga ini bakal diserahkan kepada pemenang pertarungan kelas welter (66,7 kg) yang mempertemukan Ryan Garcia kontra Conor Benn di Las Vegas, Amerika Serikat, pada Sabtu 12 September mendatang.

"Sabuk Tollan Topiltzin mewakili hubungan yang sangat istimewa antara kekayaan budaya dan sejarah Meksiko dengan nilai-nilai universal yang kami rayakan melalui tinju," kata Presiden WBC Mauricio Sulaiman dalam laman resmi WBC yang dipantau di Jakarta, Jumat.

Karya seni berupa sabuk tersebut dirancang sebagai bentuk penghormatan tinggi terhadap jejak sejarah, tradisi budaya, serta kesenian Meksiko, khususnya warisan peninggalan peradaban kuno Toltec.

Penamaan Tollan Topiltzin berakar kuat dari sejarah suku Toltec. Kata "Tollan" merujuk pada sebutan ibu kota Toltec tempo dulu yang melambangkan kejayaan, ilmu pengetahuan, serta keindahan seni. Sementara "Topiltzin" bermakna "Tuan Kami yang Mulia", diambil dari nama raja legendaris Ce Ácatl Topiltzin Quetzalcoatl.

Tampilan sabuk ini memadukan berbagai ornamen khas Meksiko guna menegaskan keaslian nilainya. Sisi pelat utama beserta hiasannya memanfaatkan batuan obsidian alami yang sarat akan makna sejarah bagi masyarakat lokal.

Material sabuk dibuat menggunakan bahan kulit asli sesuai standar kejuaraan WBC. Tambahan ukiran logam berlapis emas memberikan kesan mewah, kokoh, serta megah pada hasil kerajinan tangan tersebut.

"Nama sabuk ini membangkitkan kebesaran, pengetahuan, dan keunggulan, kualitas yang menginspirasi karya luar biasa ini," kata Sulaiman.

Mauricio Sulaiman menambahkan bahwa WBC merasa sangat bangga dapat mempersembahkan sabuk yang menjunjung tinggi akar kebudayaan organisasi. Sabuk ini bakal diperebutkan dalam laga krusial antara Ryan Garcia menghadapi Conor Benn.

Pertarungan sengit yang digelar di T-Mobile Arena tersebut menjadi salah satu laga tinju yang paling ditunggu-tunggu sepanjang tahun 2026.

Laga ini menjadi ajang perdana bagi Garcia dalam mempertahankan sabuk juara kelas welter WBC yang direbutnya pada Februari 2026 usai menumbangkan Mario Barrios. Petinju asal AS berusia 28 tahun itu mengantongi rekor bertanding 25 kali menang (20 KO) dan dua kali kalah.

Di kubu lawan, Benn bertekad merebut takhta juara dunia setelah memutuskan turun kembali ke kelas welter dari kelas menengah (72,6 kg).

Petinju berkebangsaan Inggris berusia 29 tahun itu mesti menjalani program penurunan berat badan yang cukup ketat demi memenuhi batas tonase kelas welter, divisi yang terakhir kali ia cicipi pada April 2022.

Pada laga pamungkasnya, Benn berhasil menaklukkan Regis Prograis pada April 2026. Hasil manis tersebut makin mempertajam catatan rekor bertarungnya menjadi 25 kemenangan (14 KO) dan baru mengalami satu kali kekalahan.

Terkini