Ryan Garcia dan Conor Benn Siap Adu Jotos Rebut Sabuk Juara WBC

Sabtu, 12 September 2026 | 21:59:02 WIB
World Boxing Council (WBC) [FOTO: NET].

JAKARTA - World Boxing Council (WBC) mengonfirmasi bahwa sang juara dunia kelas welter di kisaran limit 66,7 kg, Ryan Garcia, beserta penantangnya, Conor Benn, telah sukses merampungkan sesi penimbangan berat badan guna melakoni duel akbar memperebutkan sabuk gelar juara dunia WBC.

"Ryan Garcia memiliki berat badan 145,5 lbs (66 kg) dan Conor Benn memiliki berat badan 146 lbs (66,2 kg)," demikian keterangan WBC dalam laman resminya yang dipantau di Jakarta, Sabtu (12/9/2026).

Selepas dipastikannya angka berat badan dari kedua petarung yang telah memenuhi standar regulasi batas ketentuan divisi, pasangan petinju tersebut dijadwalkan segera naik ring bertarung di panggung T-Mobile Arena, Las Vegas, Amerika Serikat, pada hari Minggu (13/9) waktu Indonesia barat.

Ryan Garcia mengawali langkah debut profesionalnya pada tahun 2016, dengan cepat menciptakan sensasi dengan kecepatan tangannya dan kekuatan pukulan knockout (KO), kualitas yang menjadikannya fenomena arus utama dan daya tarik olahraga papan atas.

Seusai meniti tangga peringkat di divisi kelas ringan (61,2 kg) serta kelas super ringan (63,5 kg) lewat deretan kemenangan gemilang atas para petinju nama besar, salah satunya adalah Luke Campbell, Garcia sukses merengkuh sabuk titel gelar juara interim kelas ringan versi WBC.

Memasuki bulan Februari 2026, Garcia secara meyakinkan menaklukkan Mario Barrios melalui pertarungan sengit 12 ronde demi mengamankan sabuk mahkota juara dunia kelas welter WBC. 

Mengandalkan gaya bertarung ortodoks dipadu senjata pukulan hook kiri yang mematikan, ia terus mempertahankan statusnya sebagai salah satu magnet daya tarik utama kancah olahraga tinju dunia berbekal catatan rekor impresif 24 kemenangan (dengan 20 di antaranya via KO) serta menderita satu kali kekalahan saja.

Sementara itu, kubu Conor Benn hadir membawa ambisi membara demi merampungkan misi merebut sabuk takhta juara dunia sekembalinya ia turun bertanding ke divisi kelas welter dari kelas yang sebelumnya diuni lebih tinggi, yakni kelas menengah (72,6 kg).

Petinju penantang asal Inggris yang kini berusia 29 tahun tersebut harus berjuang memangkas berat badannya secara drastis demi bisa kembali memenuhi limit batas divisi kelas welter, di mana kategori tersebut kali terakhir dijalaninya pada bulan April 2022 silam.

Di dalam panggung pertarungan teranyarnya, Benn sukses memetik kemenangan penting atas Regis Prograis pada April 2026, sekaligus memperbaiki torehan rekor kariernya menjadi total 25 kemenangan—mencakup 14 hasil KO—serta menelan satu kali kekalahan.

Sang pemenang dari duel megah yang disiarkan secara global melalui platform DAZN tersebut dipastikan bakal memboyong pulang dua buah sabuk sekaligus. 

Pasalnya, pihak WBC secara khusus telah menyiapkan sabuk spesial bertajuk Sabuk Tollan Topiltzin, sebuah karya seni adiluhung yang didedikasikan khusus guna memberikan penghormatan mendalam terhadap kekayaan warisan sejarah, budaya, serta seni peradaban Meksiko, terutamanya peninggalan luar biasa dari kebudayaan kuno Toltec.

Terkini