KTT BRICS 2026 Prabowo Dorong Manfaat Nyata untuk Global South

Minggu, 13 September 2026 | 09:31:01 WIB
Presiden Prabowo Subianto saat menghadiri BRICS 2026.

JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto menekankan pentingnya mengonversi kekuatan kolektif negara-negara BRICS agar menjadi dampak konkret bagi masyarakat umum sekaligus memperkuat posisi suara negara-negara Global South dalam menentukan arah masa depan mereka.

Pernyataan tersebut disampaikan oleh Presiden Prabowo saat menghadiri KTT BRICS 2026 yang berlangsung di Bharat Mandapam, New Delhi, India, pada hari Sabtu.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, Presiden Prabowo mengungkapkan bahwa sinergi besar BRICS tidak boleh hanya sebatas janji manis tertulis di atas kertas, melainkan wajib direalisasikan sebagai kesempatan riil yang menyentuh rakyat.

"Inilah jenis kekuatan kolektif yang kami butuhkan. Kekuatan yang tidak berhenti di atas kertas, tetapi diterjemahkan menjadi peluang bagi masyarakat kami. Kekuatan yang memungkinkan Global South memiliki suara yang lebih besar dalam membentuk masa depannya sendiri," ujar Presiden.

Menurut Pemimpin Negara, potensi gabungan ini mesti difungsikan pula demi merancang tatanan dunia yang jauh lebih adil dan seimbang. Kemitraan antaranggota BRICS dipandang mampu mengukuhkan posisi penawaran serta aspirasi Global South dalam arsitektur tata kelola dunia.

"Kekuatan yang sama juga harus digunakan untuk membangun tatanan internasional yang lebih adil dan setara. Bersama-sama, kami dapat membuat kekuatan kami diperhitungkan," ucap Prabowo.

Konferensi tersebut melahirkan Deklarasi New Delhi yang disetujui oleh seluruh negara anggota BRICS sebagai kompas bersama dalam merealisasikan berbagai kesepakatan menjadi tindakan serta hasil konkret.

Perdana Menteri India Narendra Modi menyampaikan bahwa dialog pada sesi terbatas KTT BRICS 2026 berjalan secara mendalam serta bernilai positif dengan menjabarkan kondisi nyata dunia secara terbuka.

Modi berpandangan bahwa dinamika global saat ini menuntut revitalisasi pada lembaga-lembaga dunia, khususnya terkait aspek keterwakilan, kepedulian, dan tata cara kerja sama.

"Kami harus bekerja melalui kemitraan dan aksi kolektif untuk menjembatani kesenjangan antara komitmen dan hasil. ‘Deklarasi New Delhi’ yang diadopsi hari ini memberikan arah yang jelas bagi tekad bersama kami. Kini menjadi tanggung jawab kami untuk menerjemahkan komitmen-komitmen ini menjadi hasil yang nyata," ujar Modi.

Terkini