Rekrutmen HyperOS 4 Beta Global Dibuka Ini 7 HP Xiaomi yang Kebagian

Minggu, 13 September 2026 | 13:46:01 WIB
HyperOS 4 Beta

JAKARTA - Xiaomi mulai membuka pendaftaran penguji beta HyperOS 4 untuk para pengguna di pasar Global serta European Economic Area (EEA). Kesempatan untuk menjajal sistem operasi terbaru ini pada tahap awal baru disediakah bagi tiga perangkat, sebelum nantinya diperluas ke empat model lain pada 17 September 2026.

Tiga perangkat yang masuk dalam gelombang pertama meliputi Xiaomi 17 Ultra, Leica Leitzphone by Xiaomi, serta Xiaomi 17. Para pemilik dari ketiga seri tersebut dapat mengajukan diri menjadi bagian dari tim penguji lewat aplikasi Xiaomi Community.

Program khusus ini memberikan peluang bagi pengguna untuk menguji software yang masih dikembangkan sekaligus mengirimkan umpan balik langsung kepada pihak Xiaomi. Kendati demikian, status beta menandakan bahwa sistem belum berjalan stabil dan masih berpotensi menyimpang dari performa optimal.

Oleh karena itu, konsumen yang menggantungkan aktivitas harian pada ponsel utama diimbau untuk mempertimbangkan matang-matang segala risiko sebelum mendaftar. Pihak Xiaomi sendiri menegaskan bahwa perangkat lunak uji coba ini tidak dirancang untuk pemakaian harian lantaran masalah stabilitas yang bisa muncul sewaktu-waktu.

Pada gelombang awal, Xiaomi membatasi kuota uji coba HyperOS 4 beta Global dan EEA khusus untuk pengguna Xiaomi 17 Ultra, Leica Leitzphone by Xiaomi, serta Xiaomi 17. Hal ini menandakan pemilik lini Xiaomi lainnya belum dapat langsung bergabung dalam tahap perdana tersebut.

Jangkauan program tersebut bakal diperluas mulai 17 September 2026. Empat varian yang dijadwalkan menyusul pada fase berikutnya yaitu Xiaomi 17T, Xiaomi 17T Pro, Xiaomi 15, serta Xiaomi 15 Ultra.

Jika seluruh model masuk sesuai jadwal yang dirancang, total ada tujuh perangkat yang tercakup dalam program rekrutmen beta HyperOS 4 untuk wilayah Global dan EEA. Skema bertahap ini memperlihatkan bahwa Xiaomi menerapkan pengujian secara cermat berdasarkan kesiapan perangkat.

Bagi Xiaomi, keterlibatan publik memberikan masukan berharga dari pengalaman pemakaian langsung di lapangan. Pelaporan mengenai kendala sistem, gangguan stabilitas, hingga catatan pengalaman pengguna menjadi bahan evaluasi penting sebelum versi akhir dirilis secara masif.

Mekanisme pengujian bertahap ini juga membuat distribusi pembaruan beta tidak dikirimkan secara serentak ke seluruh pendaftar. Xiaomi menyebutkan bahwa pengiriman pembaruan disesuaikan dengan kebutuhan proyek serta jadwal pengembangan, sehingga rentang waktu penerimaan antarpengguna bisa berbeda.

Bagi pemilik yang memiliki unit yang sesuai dan berniat mencoba HyperOS 4 beta, pendaftaran dapat dilakukan via aplikasi Xiaomi Community. Langkahnya dimulai dengan membuka aplikasi, memilih menu Me, masuk ke opsi Beta testing, lalu menekan Recruiting test.

Usai masuk ke menu tersebut, pendaftar diwajibkan mengisi formulir kuesioner yang disediakan. Pada syarat versi beta tertentu, kepemilikan Xiaomi Account juga menjadi bagian penting dari proses verifikasi data penguji.

Peserta yang berhasil lolos verifikasi selanjutnya akan menerima pembaruan HyperOS 4 beta melalui mekanisme over-the-air (OTA). Kendati demikian, status terdaftar tidak menjamin perangkat langsung menerima pembaruan pada hari yang sama karena proses pembagian dilakukan bertahap.

Pihak Xiaomi menjelaskan bahwa pendaftaran beta pada tiap model dapat dipecah menjadi dua gelombang pengujian. Peserta di kelompok pertama akan menerima notifikasi pembaruan lebih awal, sedangkan kelompok berikutnya menyusul dalam jeda waktu tertentu.

Keuntungan merasakan fitur baru lebih cepat tentu diiringi risiko teknis. Karakter HyperOS 4 beta yang masih berada di fase pengembangan membuat kemunculan gangguan sistem atau ketidakstabilan sewaktu-waktu sangat mungkin terjadi.

Faktor risiko tersebut menjadikan ponsel harian kurang ideal digunakan sebagai wadah pengujian. Pengguna yang sangat bergantung pada smartphone untuk urusan krusial disarankan memperhitungkan potensi gangguan sebelum memutuskan bergabung.

Risiko lainnya muncul saat penguji berniat kembali menggunakan sistem stabil HyperOS 3. Merujuk pada panduan resmi, proses pemulihan ke versi stabil mewajibkan tindakan flashing firmware secara manual, sehingga pengguna harus memahami tata cara teknisnya terlebih dahulu.

Pada pembaruan beta tertentu, pendaftar bahkan diminta melakukan tindakan teknis seperti unlock bootloader. Xiaomi sangat menyarankan agar peserta melakukan pencadangan data (backup) secara menyeluruh sebelum menjalankan tahapan flashing.

Potensi kehilangan file penting menjadi perhatian utama karena proses pemasangan ROM baru dapat menghapus seluruh isi memori. Sebagai contoh, dalam pengujian Android 17 beta Xiaomi sebelumnya, perusahaan secara tegas mewajibkan peserta melakukan pencadangan total.

Pembukaan sesi rekrutmen ini menandai ekspansi pengujian HyperOS 4 ke ranah penguji Global dan EEA. Sebelumnya, Xiaomi telah lebih dulu menguji coba program beta HyperOS 4 untuk deretan perangkat di pasar domestik China.

Laman resmi HyperOS 4 Xiaomi merinci daftar perangkat beserta jadwal pembagian versi beta untuk kawasan China, seraya menegaskan bahwa susunan perangkat dan waktu rilis dapat disesuaikan dengan situasi pengembangan.

Sementara untuk wilayah Global dan EEA, fokus tahap awal masih tertuju pada Xiaomi 17 Ultra, Leica Leitzphone by Xiaomi, serta Xiaomi 17. Selanjutnya, unit Xiaomi 17T, Xiaomi 17T Pro, Xiaomi 15, dan Xiaomi 15 Ultra dijadwalkan menyusul pada 17 September.

Xiaomi juga belum memfinalisasi seluruh rincian fitur HyperOS 4 sebagai bentuk akhir untuk setiap tipe. Karena statusnya masih berada di fase uji coba, fitur-fitur serta pengalaman penggunaan dapat terus berubah hingga versi stabil resmi dilepas secara luas.

Bagi publik yang berminat menjadi tim penguji, hal mendasar yang patut dipahami adalah status software ini yang masih berupa beta. Peluang mencoba sistem lebih awal berjalan berdampingan dengan risiko gangguan, kewajiban mencadangkan data, serta keharusan melakukan pemulihan manual jika ingin kembali ke HyperOS 3 stabil.

Terkini