Rekomendasi 10 Kota Terbaik di Dunia yang Ramah untuk Pejalan Kaki

Senin, 14 September 2026 | 21:49:32 WIB
Ilustrasi Pemandangan Córdoba, Spanyol.

JAKARTA - Menikmati liburan di suatu kota dapat menjadi momen pas untuk mengorbankan waktu dengan berjalan kaki. Hal ini terutama berlaku apabila deretan destinasi wisata utama terletak berdekatan.

Skyscanner baru-baru ini meluncurkan pemeringkatan indeks yang memetakan daftar kota berkembang yang sangat nyaman dieksplorasi dengan berjalan kaki.

Sebagaimana diberitakan Euronews, mayoritas destinasi yang masuk dalam daftar unggulan tersebut berada di kawasan benua Eropa.

Dalam menentukan urutannya, Skyscanner menilai 14 indikator utama. Beberapa poin yang diukur mencakup rentang jarak antar-objek wisata, ketersediaan jalur pedestrian, elevasi rata-rata wilayah, mutu kebersihan udara, sampai tingkat keamanan.

Skossanner juga menghitung estimasi durasi serta total langkah kaki yang diperlukan pelancong untuk berpindah dari satu destinasi ke destinasi lainnya.

Selain itu, faktor kepadatan penduduk, total rute pejalan kaki di pusat maupun sekitar kota, hingga kelengkapan atraksi wisata turut dijadikan bahan penilaian.

Córdoba yang berada di Spanyol sukses menempati ranking puncak sebagai kota paling ideal bagi pejalan kaki. Kota di wilayah Andalusia ini menyimpan rekam jejak sejarah panjang sejak zaman Romawi hingga menjadi pusat peradaban Islam.

Daya tarik terkenalnya meliputi La Mezquita atau Masjid-Katedral Córdoba. Pelancong juga dapat berjalan santai menyusuri kawasan Kota Tua yang terdaftar sebagai Situs Warisan Dunia UNESCO, Palacio de Viana, La Judería, dan Alcázar de los Reyes Cristianos.

Mengacu data Skyscanner, wisatawan hanya memerlukan durasi sekitar 26 menit untuk menyambangi antar-destinasi ikonik di Córdoba. Wilayah ini juga memiliki 29 rute pejalan kaki yang tersebar di area dalam dan luar kota.

Destinasi Eropa lainnya yang masuk dalam jajaran teratas adalah Reggio Calabria yang menduduki urutan keempat. Kota di bagian selatan Italia ini menyuguhkan pemandangan pesisir pantai, area tepi laut, serta panorama Gunung Etna di seberang Selat Messina.

Berbagai tempat populer di Reggio Calabria bisa diakses dengan berjalan kaki selama 25 menit atau setara 2.321 langkah.

Sementara itu, Monte Carlo di Monako berhasil menembus urutan lima besar. Kendati tersohor dengan deretan mobil mewah dan kapal pesiar, area ini terbilang ringkas sehingga relatif mudah dijangkau dengan berjalan kaki, walau pelancong harus bersiap melewati sejumlah kontur jalan yang menanjak.

Ada pula Tartu di Estonia yang memikat lewat kawasan kota tua, bangunan berbahan kayu, ruang terbuka hijau, seni jalanan, serta rute menyusuri sungai. Kota ini mencatatkan tingkat polusi udara paling rendah dibanding kota lainnya, sehingga menyajikan kualitas udara yang sangat menyegarkan.

Bolzano di Italia juga turut masuk ke dalam daftar. Kota yang dijuluki sebagai pintu gerbang menuju Dolomites ini menawarkan tempat-tempat menarik seperti Piazza Walther, Via dei Portici, serta South Tyrol Archaeological Museum. Seluruh lokasi tersebut dapat dijelajahi dengan berjalan kaki sekitar satu jam.

Adapun Sarajevo di Bosnia dan Herzegovina menyajikan tata kota yang ringkas lewat rute berbatu, arsitektur bernilai sejarah, serta pemandangan menawan Pegunungan Dinaric Alps.

Para wisatawan dapat mengeksplorasi sudut kota sembari mengunjungi deretan lokasi bersejarah peninggalan Bosnia dan Herzegovina.

Berikut daftar 10 kota ramah dan nyaman bagi wisatawan yang ingin berjalan kaki:

Córdoba, Spanyol

Nagasaki, Jepang

Hiroshima, Jepang

Reggio Calabria, Italia

Monte Carlo, Monako

Tartu, Estonia

Bursa, Turki

Bolzano, Italia

Sarajevo, Bosnia dan Herzegovina

Victoria, British Columbia, Kanada

Terkini