Liga Indonesia

Rumor Transfer Persib: Gagal Gaet Bintang Borneo, Incar Winger Belgia

Rumor Transfer Persib: Gagal Gaet Bintang Borneo, Incar Winger Belgia
Rumor Transfer Persib: Gagal Gaet Bintang Borneo, Incar Winger Belgia

JAKARTA - Dinamika bursa transfer paruh musim Liga 1 2025/2026 kembali memanas dengan manuver mengejutkan dari raksasa Jawa Barat, Persib Bandung. Tim berjuluk Maung Bandung ini tampaknya tidak ingin membuang waktu setelah upaya mereka mendatangkan pemain kunci dari rival papan atas menemui jalan buntu. Fokus kini dialihkan pada perburuan talenta internasional yang merumput di kasta tertinggi sepak bola Eropa.

Persib Bandung enggan kecewa, gagal bajak ikon Borneo FC, nego winger Timnas Indonesia dari Liga Belgia, Bobotoh cek. Langkah ini menjadi bukti ambisi besar manajemen untuk memperkuat kedalaman skuad di tengah persaingan ketat menuju tangga juara musim ini.

Kegagalan Menebus Klausul Mariano Peralta di Borneo FC

Drama transfer ini bermula ketika Persib Bandung hebohkan bursa transfer paruh musim 2025/2026 setelah santer dikaitkan kembali dengan bidikan lamanya asal Borneo FC, Mariano Peralta. Nama Peralta menjadi komoditas panas karena performa impresifnya yang telah menjadikannya ikon baru bagi publik Samarinda.

Bahkan disebutkan, Persib Bandung bakal menebus sisa kontrak Mariano Peralta dari Borneo FC. Langkah penebusan kontrak (buy-out) ini diambil mengingat kontrak sang pemain memang sudah memasuki masa krusial. Terlebih, kontrak Peralta hanya sisakan setengah musim yang bakal berakhir pada 30 Juni 2026.

Menimang kekuatan finansial Persib Bandung, potensi Maung Bandung tebus Mariano Peralta terbuka lebar. Secara logika ekonomi klub, Persib sedang dalam kondisi finansial yang sangat sehat. Pasalnya, Persib Bandung belum lama ini mendapatkan kucuran dana segar dari sponsor baru Unilever yang tentu saja bisa memuluskan langkah mereka amankan Mariano Peralta dari Borneo FC.

Selain itu, kontraknya yang kurang dari 6 bulan membuka jalan Persib Bandung untuk bernegosiasi dengan pemain ikon baru Borneo FC tersebut. Namun, realita di lapangan ternyata berbeda dengan rencana yang disusun di atas kertas.

Bantahan Keras dari Bos Borneo FC Terkait Kabar Hoax

Harapan para pendukung setia Persib, Bobotoh, untuk melihat Peralta berseragam biru harus pupus setelah manajemen Borneo FC angkat bicara. Namun sayang, belum juga kabar itu berkembang, bos Borneo FC, Nabil Husein langsung beri bantahan.

Dalam pernyataannya, Nabil Husein secara tegas menyebut jika kabar Mariano Peralta yang santer dilepas Borneo FC itu merupakan kabar hoax. Nabil melihat rumor ini bukan sekadar berita burung biasa, melainkan ada unsur kesengajaan untuk menggoyang stabilitas timnya yang saat ini sedang berada di jalur juara.

Nabil Husein berujar, jika hal itu merupakan bagian untuk mengusik konsentrasi pemain Borneo FC di tengah ambisi mereka incar gelar juara Liga 1. Klarifikasi tegas ini dipublikasikan untuk meredam kegaduhan di kalangan suporter Pesut Etam. Pernyataan Nabil Husein itu dibongkar oleh akun Instagram seputar fans base Borneo FC.

"Sejumlah media tiba-tiba membuat narasi yang menyebut bahwa salah satu pemain andalan Borneo FC Mariano Peralta akan ditebus oleh salah satu rival di Liga Super Indonesia. Menjawab rumor tersebut tim SamarindaEtam mengkonfirmasi kebenaran berita tersebut kepada Presiden Klub Borneo FC Nabil Husien dan memberikan keterangan bahwa rumor yang beredar adalah tidak benar!" tulis @samarindaetam.

Alih Bidikan: Mengincar Winger Timnas Indonesia di Liga Belgia

Seakan tidak ingin berlarut dalam kegagalan mendatangkan Peralta, manajemen Persib langsung bergerak cepat ke opsi berikutnya. Sudut pandang transfer kini meluas hingga ke Benua Biru, menyasar pemain berlabel Timnas Indonesia yang sedang meniti karier di Liga Belgia.

Langkah ini dinilai lebih strategis bagi Persib. Mendatangkan pemain yang berkompetisi di Eropa tidak hanya menaikkan pamor klub, tetapi juga memberikan kualitas teknis yang berbeda di sektor sayap. Meski identitas sang pemain belum diungkap secara gamblang ke publik, negosiasi dikabarkan terus berjalan intensif.

Kehadiran sponsor baru memberikan fleksibilitas bagi Persib untuk memenuhi permintaan gaji maupun biaya transfer dari klub asal Belgia tersebut. Bagi Maung Bandung, memperkuat lini serang adalah kebutuhan mendesak untuk menjaga konsistensi di putaran kedua Liga 1. Kegagalan membajak Peralta justru membuka pintu bagi profil pemain yang mungkin jauh lebih menjanjikan secara jangka panjang.

Stabilitas Tim dan Persaingan Juara yang Kian Sengit

Penolakan keras dari Borneo FC menunjukkan betapa tingginya tensi persaingan antara tim-tim papan atas musim ini. Upaya "pembajakan" pemain antar rival merupakan hal lumrah, namun dalam kasus Peralta, Borneo FC memilih untuk mempertahankan keutuhan skuad demi menjaga peluang juara.

Bagi Persib Bandung, beralihnya fokus ke Liga Belgia adalah langkah elegan untuk tetap menunjukkan taring di pasar transfer tanpa harus terjebak dalam perang urat syaraf yang berkepanjangan dengan sesama klub Liga 1. Kini, perhatian Bobotoh tertuju pada sejauh mana manajemen mampu merampungkan negosiasi dengan sang winger Timnas tersebut sebelum jendela transfer resmi ditutup.

Persaingan menuju mahkota juara musim 2025/2026 tidak hanya terjadi di atas lapangan hijau, tetapi juga di meja perundingan. Siapa yang berhasil mendaratkan amunisi terbaik di sisa waktu transfer ini kemungkinan besar akan memiliki keunggulan kompetitif di putaran final liga nanti.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index