JAKARTA - Pemerintah Kabupaten Bekasi menegaskan kesiapannya dalam mengawal dan mengeksekusi instruksi Presiden Republik Indonesia terkait sejumlah program strategis nasional. Komitmen ini dipertegas oleh Penjabat (Pj) Bupati Bekasi, Asep Surya Atmaja, saat menghadiri Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah Tahun 2026 yang berlangsung di Sentul International Convention Center (SICC), Kabupaten Bogor, Senin.
Langkah ini menjadi bukti nyata bahwa Kabupaten Bekasi berada dalam barisan yang sama dengan pemerintah pusat untuk memastikan visi besar pembangunan nasional dapat dirasakan langsung oleh masyarakat di tingkat lokal.
Konsolidasi Visi Menuju Indonesia Emas 2045
Kehadiran Pj Bupati Bekasi bersama unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dalam Rakornas tersebut bukan sekadar memenuhi undangan seremonial. Acara yang dibuka langsung oleh Presiden Prabowo Subianto ini mengusung tema "Sinergi Pusat dan Daerah dalam Program Prioritas Presiden Republik Indonesia Menuju Indonesia Emas 2045".
Forum ini dirancang sebagai ruang konsolidasi nasional untuk menyatukan visi, arah, dan langkah pembangunan. Tujuannya agar kebijakan strategis yang dirancang di tingkat pusat tidak terhenti di meja birokrasi, melainkan dapat diimplementasikan secara efektif hingga ke unit pemerintahan terkecil di daerah. Bagi Kabupaten Bekasi, Rakornas ini menjadi pedoman dalam menyelaraskan langkah kebijakan lokal dengan peta jalan pembangunan nasional.
Tiga Instruksi Strategis Presiden untuk Daerah
Pasca mengikuti rangkaian pengarahan dalam Rakornas, Pj Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja mengungkapkan bahwa Presiden memberikan instruksi yang sangat tegas dan spesifik kepada seluruh kepala daerah. Fokus utama instruksi tersebut mencakup tiga pilar penting: ekonomi kerakyatan, kualitas sumber daya manusia, dan ketahanan infrastruktur.
Asep menjelaskan bahwa arahan Presiden meliputi penguatan Koperasi Desa Merah Putih sebagai motor penggerak ekonomi rakyat, pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia, serta penataan dan penguatan Rencana Umum Tata Ruang (RUTR). Penataan ruang ini menjadi poin krusial, terutama sebagai langkah mitigasi terhadap dampak bencana, khususnya bencana banjir yang kerap menjadi tantangan di wilayah perkotaan dan industri.
“Arahan Bapak Presiden kepada pemerintah daerah sangat jelas: kebijakan strategis nasional seperti Koperasi Desa Merah Putih, program Makan Bergizi Gratis, dan penataan RUTR (Rencana Umum Tata Ruang) harus segera diimplementasikan,” tegas Asep Surya Atmaja.
Langkah Taktis dan Sinergi Lintas Sektoral
Menanggapi instruksi tersebut, Pemerintah Kabupaten Bekasi menyatakan kesiapannya untuk segera melakukan tindak lanjut secara konkret. Asep menekankan bahwa keberhasilan program-program ini sangat bergantung pada kuatnya koordinasi antar-instansi atau perangkat daerah.
Pemkab Bekasi berkomitmen untuk memperkuat koordinasi lintas dinas serta terus bersinergi dengan pemerintah pusat. Hal ini dilakukan agar setiap kebijakan nasional dapat diterjemahkan ke dalam program-program nyata yang tepat sasaran dan memiliki dampak instan bagi kesejahteraan warga Kabupaten Bekasi.
Transparansi dan ketepatan sasaran menjadi kunci dalam eksekusi program Makan Bergizi Gratis dan pengembangan koperasi desa, mengingat Kabupaten Bekasi memiliki karakteristik wilayah yang heterogen, mulai dari kawasan industri hingga pemukiman padat penduduk.
Menyelaraskan Pembangunan dan Mitigasi Bencana
Selain program sosial dan ekonomi, penataan tata ruang menjadi prioritas yang tidak kalah penting bagi Kabupaten Bekasi. Melalui penguatan RUTR, Pemkab Bekasi berupaya melakukan mitigasi bencana banjir secara lebih sistematis. Penyelarasan kebijakan pembangunan daerah dengan arah pembangunan nasional dipandang sebagai momentum penting untuk memperkuat kesiapsiagaan daerah dalam menghadapi tantangan pembangunan di masa depan.
Asep Surya Atmaja menutup pernyataannya dengan menegaskan bahwa partisipasi aktif dalam Rakornas ini adalah modal besar bagi Kabupaten Bekasi untuk terus mendukung agenda nasional.
“Dengan partisipasi aktif dalam Rakornas ini, Pemerintah Kabupaten Bekasi berkomitmen untuk terus mendukung agenda nasional dan menghadirkan pembangunan yang berkelanjutan, inklusif, dan berorientasi pada masyarakat,” pungkasnya.
Pemerintah Kabupaten Bekasi kini bersiap memasuki fase eksekusi, memastikan bahwa setiap poin yang dibahas dalam pertemuan nasional tersebut bertransformasi menjadi manfaat nyata bagi seluruh lapisan masyarakat di wilayah "Bumi Swatantra Wibawa Mukti".