Kejuaraan Beregu Asia 2026

Indonesia Siap Tampil Dominan Hadapi Myanmar di Kejuaraan Beregu Asia 2026

Indonesia Siap Tampil Dominan Hadapi Myanmar di Kejuaraan Beregu Asia 2026
Indonesia Siap Tampil Dominan Hadapi Myanmar di Kejuaraan Beregu Asia 2026

JAKARTA - Tim putra Indonesia bersiap menghadapi Myanmar dalam laga pembuka Kejuaraan Beregu Asia 2026 yang digelar di Qingdao, China, Selasa, 3 Januari 2026 pukul 16.00 WIB.

Fokus utama tim adalah memanfaatkan pengalaman dan kualitas pemain untuk memastikan kemenangan di pertandingan pertama. Kesiapan fisik dan mental menjadi sorotan, terutama menjelang laga melawan tim Myanmar yang tergolong lebih rendah peringkatnya di kancah dunia.

Sebagai bagian dari strategi, asisten pelatih ganda putra utama, Thomas Indratjaja, menekankan pentingnya konsentrasi penuh. 

“Di atas kertas kami masih lebih baik dari Myanmar, yang penting tidak boleh lengah,” ujarnya. 

Pernyataan ini menunjukkan tim sadar bahwa kendati lawan memiliki ranking lebih rendah, setiap pertandingan tetap membutuhkan fokus maksimal agar tidak terjadi kesalahan yang bisa dimanfaatkan lawan.

Anthony Ginting dan Strategi Comeback

Anthony Sinisuka Ginting menjadi sorotan utama jelang pertandingan Indonesia vs Myanmar. Tunggal putra yang juga menjabat sebagai kapten tim Indonesia itu akan turun sebagai pemain kedua setelah Prahdiska Bagas Shujiwo. Lawannya adalah Nyan Shaine Lin, yang menduduki peringkat 559 dunia BWF.

Kondisi Ginting menarik perhatian karena ia baru pulih dari cedera pinggang. Cedera tersebut membuatnya mundur dari Indonesia Masters 2026 pada babak 16 besar dan juga absen dari Thailand Masters 2026. Meskipun demikian, Ginting mengaku siap memimpin tim di Kejuaraan Beregu Asia. 

“Setelah recovery semaksimal mungkin kemarin, sekarang saya pastinya siap,” ujarnya.

Cedera pinggang Ginting menjadi faktor yang diperhitungkan tim pelatih. Pendekatan yang hati-hati terhadap stamina dan kekuatan fisik akan menjadi kunci, sehingga ia dapat bermain optimal tanpa risiko cedera kambuh. Latihan intensif yang dijalani Ginting dalam beberapa hari terakhir menunjukkan komitmen tinggi untuk tampil maksimal dan membawa tim Indonesia meraih hasil positif di laga pembuka.

Susunan Pemain Indonesia vs Myanmar

PBSI telah merilis susunan pemain Indonesia untuk menghadapi Myanmar. Pertandingan akan berjalan dalam lima nomor, dengan rincian sebagai berikut:

Match 1 (tunggal putra): Prahdiska Bagas Shujiwo vs Hein Htut
Match 2 (tunggal putra): Anthony Sinisuka Ginting vs Nyan Shaine Lin
Match 3 (tunggal putra): Richie Duta Richardo vs Lal Zudika
Match 4 (ganda putra): Muhammad Rian Ardianto/Rahmat Hidayat vs Hein Htut/Phone Htet Zaw
Match 5 (ganda putra): Leo Rolly Carnando/Bagas Maulana vs Phyo Thurain Kyaw/Lal Zudika

Susunan ini menunjukkan kombinasi pengalaman dan potensi muda Indonesia, dengan Ginting sebagai tumpuan di tunggal putra kedua, serta ganda putra Rian/Rahmat dan Leo/Bagas yang diharapkan menyumbangkan poin tambahan.

Fokus pada Pemulihan dan Mental Pemain

Cedera yang dialami Ginting menjadi pelajaran penting bagi seluruh tim. Pemulihan fisik dan pengelolaan cedera menjadi aspek utama sebelum pertandingan. Latihan ringan dan strategi permainan yang disesuaikan dengan kondisi fisik akan membantu mencegah risiko cedera kambuh selama pertandingan.

Selain itu, aspek mental juga menjadi fokus. Para pemain dituntut untuk tetap tenang dan percaya diri, meski menghadapi tekanan sebagai tim unggulan. Komunikasi yang baik antara pelatih dan pemain serta antarpemain menjadi kunci keberhasilan. Thomas Indratjaja menekankan pentingnya menjaga keseimbangan antara agresivitas di lapangan dan kehati-hatian untuk menghindari kesalahan yang tidak perlu.

Tantangan dan Harapan di Kejuaraan Beregu Asia 2026

Kejuaraan Beregu Asia 2026 menjadi ajang penting bagi Indonesia untuk menunjukkan kekuatan tim putra. Laga melawan Myanmar merupakan pembuka yang diharapkan memberi momentum positif bagi perjalanan turnamen. 

Tim Indonesia memiliki peluang besar karena pengalaman pemain dan kualitas teknik yang lebih unggul dibandingkan lawan.

Namun, fokus utama tetap pada strategi dan konsistensi. Setiap pertandingan, meski lawannya lebih rendah peringkatnya, memerlukan pendekatan serius agar tidak terjadi kejutan. 

Dengan susunan pemain yang matang dan persiapan intensif, tim putra Indonesia menargetkan kemenangan meyakinkan di laga pembuka, sekaligus membangun kepercayaan diri menjelang pertandingan berikutnya.

Persiapan matang, susunan pemain strategis, dan comeback Anthony Ginting menjadi sorotan utama menjelang laga Indonesia vs Myanmar di Kejuaraan Beregu Asia 2026. 

Tim putra Indonesia mengandalkan pengalaman dan kualitas pemain untuk memastikan kemenangan di laga pertama, sambil tetap memperhatikan aspek fisik dan mental. Laga ini menjadi momentum awal bagi Indonesia untuk memperlihatkan dominasi di turnamen bergengsi tersebut.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index