SAHAM

Rekomendasi Saham Pilihan Sejumlah Sekuritas Senin 9 Februari 2026

Rekomendasi Saham Pilihan Sejumlah Sekuritas Senin 9 Februari 2026
Rekomendasi Saham Pilihan Sejumlah Sekuritas Senin 9 Februari 2026

JAKARTA - Pergerakan pasar saham Indonesia sepanjang sepekan terakhir ditandai oleh tekanan jual yang cukup signifikan. 

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menutup perdagangan hingga Jumat, 6 Februari 2026, di zona merah setelah mengalami koreksi tajam selama lima hari perdagangan berturut-turut.

IHSG tercatat melemah 4,73% dan berakhir di level 7.935,26. Sepanjang pekan, tekanan jual yang masif membuat indeks nyaris menyentuh posisi terendahnya. Data menunjukkan IHSG sempat jatuh hingga 7.712,34 sebelum sedikit berupaya melakukan pemulihan.

Di sisi lain, level tertinggi IHSG dalam sepekan tercatat di posisi 8.313,05 yang hanya tersentuh sesaat pada perdagangan Rabu siang. Namun, penguatan tersebut tidak mampu bertahan lama akibat tekanan dari berbagai sektor utama yang kembali mendominasi arah pasar.

Kondisi ini mencerminkan meningkatnya kehati-hatian pelaku pasar, terutama menjelang pekan perdagangan baru yang dibayangi sentimen global dan domestik yang belum sepenuhnya kondusif.

Sektor Penekan IHSG Sepanjang Lima Hari Perdagangan

Pelemahan IHSG dalam sepekan terakhir tidak terjadi secara merata, melainkan dipicu oleh tekanan kuat pada sejumlah sektor tertentu. Saham-saham konsumen non primer, sektor infrastruktur, serta sektor energi menjadi kontributor utama koreksi indeks.

Dalam lima hari perdagangan, sektor konsumen non primer tercatat terpangkas paling dalam dengan penurunan mencapai 14,53%. Tekanan pada sektor ini menunjukkan adanya aksi ambil untung dan penyesuaian valuasi setelah sebelumnya mengalami penguatan.

Sementara itu, sektor infrastruktur juga mengalami pelemahan signifikan sebesar 11,27%. Kondisi ini mencerminkan kekhawatiran pelaku pasar terhadap prospek belanja infrastruktur serta sentimen kebijakan yang berkembang.

Sektor energi turut mengalami tekanan dengan koreksi sebesar 8,84%. Pergerakan harga komoditas global dan dinamika geopolitik menjadi faktor yang mempengaruhi arah saham-saham di sektor ini. Kombinasi tekanan dari ketiga sektor tersebut akhirnya menyeret IHSG kembali ke zona merah.

Aktivitas Perdagangan Didominasi Aksi Jual

Meskipun IHSG mengalami pelemahan tajam, aktivitas perdagangan saham sepanjang pekan terbilang cukup ramai. Volume transaksi tercatat mencapai 228,51 miliar saham, menunjukkan tingginya partisipasi pelaku pasar di tengah volatilitas.

Nilai transaksi yang dibukukan selama sepekan mencapai Rp124,03 triliun, dengan frekuensi perdagangan sebanyak 13,91 juta kali. Namun, tingginya aktivitas ini didominasi oleh tren penjualan masif, bukan akumulasi beli.

Kondisi tersebut mengindikasikan bahwa banyak investor dan trader memilih mengurangi eksposur risiko, terutama pada saham-saham yang sebelumnya mencatatkan kenaikan signifikan. Tekanan jual yang konsisten membuat pergerakan IHSG sulit keluar dari zona negatif hingga akhir pekan.

Meski demikian, volatilitas yang tinggi juga membuka peluang bagi investor jangka menengah dan panjang untuk mulai mencermati saham-saham tertentu yang dinilai telah berada di level harga menarik.

Saham Potensial Masih Menarik Dicermati Hari Ini

Di tengah tekanan yang dialami IHSG, sejumlah analis menilai masih terdapat saham-saham potensial yang layak dicermati pada perdagangan hari ini, Senin 9 Februari 2026. Rekomendasi ini disusun berdasarkan analisis teknikal dan fundamental dari berbagai perusahaan sekuritas.

Para analis menilai bahwa koreksi pasar dapat dimanfaatkan secara selektif, terutama pada saham-saham dengan kinerja solid dan prospek yang relatif stabil. Strategi ini diharapkan mampu mengurangi risiko sekaligus membuka peluang keuntungan saat pasar mulai membaik.

Berikut rekomendasi saham hari ini yang dirangkum dari sejumlah broker dan perusahaan sekuritas.

Daftar Rekomendasi Saham dari Berbagai Sekuritas

BRI Danareksa Sekuritas merekomendasikan saham PANI, BRIS, dan ACES sebagai saham yang patut dicermati pada perdagangan hari ini.

BNI Sekuritas menyarankan sejumlah saham, yakni JPFA, HRTA, BUMI, ANTM, ARCI, dan AGII.

Philip Sekuritas memberikan rekomendasi pada saham WIIM dan CMRY.

Phintraco Sekuritas merekomendasikan saham PANI, TLKM, PNLF, CMRY, INTP, dan ERAL.

MNC Sekuritas memilih saham AMRT, AUTO, INDF, dan NCKL sebagai saham pilihan.

CGS International Sekuritas merekomendasikan saham CMRY, PGAS, SMGR, UNVR, TLKM, dan ELSA.

Panin Sekuritas menyarankan saham MBMA, MAPI, dan PWON.

Sementara itu, Mirae Asset Sekuritas merekomendasikan saham sektor energi dan pertambangan, yakni ADMR, ADRO, dan INDY.

Rangkuman rekomendasi ini diharapkan dapat menjadi referensi awal bagi investor dalam menyusun strategi perdagangan hari ini. Namun, investor tetap disarankan untuk menyesuaikan keputusan dengan profil risiko dan tujuan investasi masing-masing.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index