KAI

Jumlah Penumpang KAI Naik Signifikan Pada Periode Libur Panjang Paskah

Jumlah Penumpang KAI Naik Signifikan Pada Periode Libur Panjang Paskah
Jumlah Penumpang KAI Naik Signifikan Pada Periode Libur Panjang Paskah

JAKARTA - PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI mencatat tren perjalanan penumpang yang meningkat signifikan selama libur panjang Paskah 2026. 

Okupansi kereta api bahkan menembus angka 100 persen pada periode awal libur, menunjukkan tingginya minat masyarakat untuk bepergian di momentum libur nasional ini. Layanan KAI sejak awal libur telah melayani ratusan ribu pelanggan di berbagai wilayah Indonesia.

Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba menyebutkan, libur nasional Wafat Yesus Kristus pada 3 April 2026 dan Hari Paskah pada 5 April 2026 menjadi pendorong meningkatnya mobilitas masyarakat. 

“Libur panjang ini menjadi momen bagi masyarakat untuk menikmati perjalanan dengan lebih nyaman,” ujar Anne.

Berdasarkan data resmi KAI, pada 2 April 2026, jumlah pelanggan mencapai 202.931 orang, atau 111,98 persen dari kapasitas tempat duduk. Sementara pada 3 April 2026, tercatat 203.824 pelanggan, atau 111,88 persen dari kapasitas tempat duduk. 

Dengan demikian, total penumpang yang telah dilayani KAI selama dua hari awal libur panjang tersebut mencapai 406.755 orang, menegaskan tingginya animo masyarakat terhadap moda transportasi kereta api.

Penjualan Tiket Melampaui Kapasitas Tempat Duduk

Angka penjualan tiket yang melebihi kapasitas 100 persen dimungkinkan karena pola perjalanan penumpang yang berbeda-beda. 

Dalam satu perjalanan, satu kursi dapat digunakan oleh lebih dari satu penumpang untuk rute yang berbeda. Hal ini membuat jumlah penumpang yang dilayani bisa lebih tinggi dibandingkan jumlah kursi yang tersedia pada setiap kereta.

Secara keseluruhan, hingga Sabtu, 4 April 2026 pukul 09.00 WIB, penjualan tiket untuk periode 2–5 April 2026 telah mencapai 710.960 tiket, atau 97,70 persen dari total kapasitas 727.728 tempat duduk. 

Dari jumlah tersebut, tiket kereta api jarak jauh mencapai 595.662 atau 96,35 persen dari kapasitas, sedangkan kereta api lokal mencatat penjualan 115.298 tiket, atau 105,29 persen dari kapasitas.

Perjalanan pada 4 April 2026 diproyeksikan membawa lebih dari 147.408 penumpang, memperlihatkan bahwa tren perjalanan tetap tinggi sepanjang libur panjang, dengan kota-kota tujuan favorit seperti Jakarta, Yogyakarta, Bandung, Semarang, Solo, hingga Surabaya.

“KAI memastikan seluruh layanan berjalan optimal agar setiap perjalanan dapat dinikmati dengan aman, nyaman, dan tepat waktu,” imbuh Anne.

Jumlah Tiket Terjual Per Hari

Secara rinci, jumlah tiket yang terjual pada periode libur panjang Paskah 2026 adalah:

2 April 2026: 202.931 pelanggan dari 181.213 tempat duduk (111,98 persen)

3 April 2026: 203.824 pelanggan dari 182.186 tempat duduk (111,88 persen)

4 April 2026: 147.408 pelanggan dari 182.196 tempat duduk (80,91 persen)

5 April 2026: 156.797 pelanggan dari 182.133 tempat duduk (86,09 persen)

Data ini memperlihatkan fluktuasi okupansi selama libur panjang, tetapi angka keseluruhan tetap menunjukkan tren perjalanan yang tinggi dan konsisten.

Kota Tujuan Favorit Penumpang

KAI juga merilis daftar 10 stasiun tujuan favorit selama libur panjang kali ini, yakni:

Pasarsenen: 31.577 pelanggan

Yogyakarta: 30.495 pelanggan

Gambir: 19.203 pelanggan

Semarang Tawang: 16.639 pelanggan

Solo Balapan: 15.552 pelanggan

Bandung: 14.203 pelanggan

Purwokerto: 14.190 pelanggan

Semarang Poncol: 13.802 pelanggan

Surabaya Pasar Turi: 13.479 pelanggan

Lempuyangan: 13.025 pelanggan

Kota-kota ini menjadi pusat pergerakan penumpang karena menjadi lokasi strategis untuk kegiatan wisata, bisnis, dan kunjungan keluarga selama libur Paskah.

Strategi KAI Menjaga Layanan Optimal

Untuk memastikan kenyamanan perjalanan, KAI telah menyiapkan berbagai strategi operasional. Kereta api tambahan dan reguler disiapkan untuk mengantisipasi lonjakan penumpang. 

Selain itu, informasi jadwal dan kapasitas tiket terus diperbarui melalui aplikasi resmi KAI dan layanan customer service agar masyarakat dapat merencanakan perjalanan lebih efektif.

KAI juga mengimbau penumpang agar datang lebih awal ke stasiun, terutama bagi mereka yang akan menempuh rute jarak jauh atau melakukan perjalanan saat jam puncak libur panjang. Dengan persiapan ini, KAI berupaya menjaga keamanan, kenyamanan, serta ketepatan waktu setiap perjalanan.

Okupansi 100 persen yang tercapai selama libur panjang Paskah 2026 membuktikan bahwa kereta api tetap menjadi pilihan utama masyarakat untuk perjalanan domestik. 

Angka penjualan tiket yang melebihi kapasitas, tingginya permintaan di rute-rute favorit, serta strategi layanan optimal dari KAI menjadi faktor utama keberhasilan operasional selama libur panjang.

KAI menegaskan bahwa dengan perencanaan matang dan sistem informasi yang terus diperbarui, perjalanan kereta api dapat dinikmati secara nyaman, aman, dan tepat waktu. 

Masyarakat diimbau untuk selalu memantau aplikasi KAI dan memesan tiket lebih awal agar perjalanan selama libur panjang lebih terencana.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index