Polri Distribusi 44 Truk Bantuan Korban Gempa NTT saat HUT Ke-81 RI

Polri Distribusi 44 Truk Bantuan Korban Gempa NTT saat HUT Ke-81 RI
Truk berisi bantuan kemanusiaan bagi korban terdampak gempa NTT yang dikirimkan oleh Polda Bali.

JAKARTA - Tepat pada peringatan HUT Ke-81 Kemerdekaan RI, jajaran Polri secara serentak memberangkatkan 44 armada truk serta satu mobil boks penuh muatan logistik demi menolong para korban bencana gempa di Nusa Tenggara Timur.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigadir Jenderal Polisi Trunoyudo Wisnu Andiko dalam pernyataannya di Jakarta, Senin, menjelaskan bahwa aksi ini merupakan kelanjutan dari rangkaian penanganan kemanusiaan yang terus bergulir pascagempa Sabtu (15/8).

"Kemerdekaan bukan hanya tentang upacara dan perayaan. Hari ini jajaran Polri bergerak serentak untuk hadir dan membantu saudara-saudara kami yang sedang menghadapi bencana," katanya.

Trunoyudo merincikan armada bantuan tersebut dilepas dari Polda Bali sebanyak lima truk, Polda Nusa Tenggara Barat (NTB) delapan truk, Polda Jawa Tengah 10 truk dan satu mobil boks, Polda Metro Jaya 12 truk, serta Polda Jawa Timur sembilan truk.

"Pergerakannya berbeda-beda sesuai moda transportasi, tetapi tujuannya sama. Bantuan kami dorong sedekat mungkin ke wilayah terdampak, kemudian dikoordinasikan dengan Polda NTT dan Polres-Polres setempat untuk segera disalurkan kepada masyarakat," katanya.

Pasokan yang disalurkan mencakup berbagai keperluan pokok warga, seperti air minum, pangan siap santap, susu, beras, mi instan, biskuit, popok bayi, selimut, matras, alas tidur, terpal, busana, pasokan obat, hingga alat sanitasi.

Tidak hanya itu, Polri turut menyiagakan perlengkapan operasional darurat berupa generator listrik, tenda darurat, alat komunikasi, sarana air bersih, armada dapur umum, hingga perangkat pemurni air.

Setibanya di lokasi, seluruh pasokan logistik bakal dikelola melalui Polda NTT sebelum diteruskan ke setiap Polres di daerah-daerah terdampak.

Mekanisme penyaluran ini, lanjutnya, diterapkan supaya bantuan lekas sampai ke pemukiman warga serta dapat disesuaikan menurut keperluan tiap posko pengungsian.

"Kami ingin bantuan ini tidak berhenti di gudang. Bantuan didorong sampai wilayah terdampak dan diteruskan melalui Polres setempat agar masyarakat yang membutuhkan bisa segera menerima," katanya.

Pemberangkatan puluhan armada ini kian melengkapi aksi tanggap darurat Polri yang telah lebih dulu menerjunkan personel Brimob BKO, regu penyelamat SAR, unit K9, tim DVI, tenaga medis Dokkes, hingga pendamping pemulihan trauma di lokasi gempa NTT.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index