Kemendag Kirim Bantuan dan Pantau Pasar Terdampak Gempa NTT

Kemendag Kirim Bantuan dan Pantau Pasar Terdampak Gempa NTT
Kepala Badan Penghubung Provinsi Nusa Tenggara Timur, Florida Taty Setyawati (depan, tiga dari kanan), Ketua Panitia Aksi Peduli Gempa Flores, Gregorius Upi Dheo, S.H., M.H,.

JAKARTA - Kementerian Perdagangan (Kemendag) menyerahkan bantuan logistik dan dana demi meringankan beban masyarakat terdampak musibah gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT).

“Hari ini kan kami memperingati Hari Kemerdekaan yang ke-81 (tahun), sekaligus kami sepakat dengan teman-teman (Kemendag), dengan adanya musibah atau bencana di NTT ini kami mengumpulkan dana dari tadi pagi sampai siang terkumpul Rp250 juta, dan langsung diserahkan ke kantor penghubung NTT yang ada di Jakarta,” kata Menteri Perdagangan Budi Santoso di Jakarta, Senin.

Lebih lanjut, Budi menjelaskan pengiriman ini merupakan tahap awal bantuan untuk korban gempa NTT, sebelum donasi fase berikutnya kembali dikumpulkan dan dikirimkan dalam waktu dekat.

“Mudah-mudahan nanti kami terus bersama teman-teman menggalang donasi yang ada dan nanti berikutnya dapat kami kirimkan ke teman-teman yang terkena musibah,” ujarnya menambahkan.

Pria yang biasa disapa Busan ini membeberkan, Kemendag juga menjamin perbaikan sarana perdagangan, khususnya pemulihan area pasar terdampak, bakal ditangani secara intensif.

Mendag menyebutkan ada sekitar empat pasar yang menderita kerusakan fisik, salah satunya yaitu Pasar Inpres Ruteng di Kabupaten Manggarai, NTT.

“Jadi setelah kami identifikasi memang ada empat pasar yang mengalami rusak, (termasuk) Pasar Inpres Ruteng di Manggarai. Kami sudah koordinasi dengan pemerintah daerah untuk (melakukan penanganan), karena banyak tiangnya yang rusak. Jadi kami minta untuk tidak digunakan dulu,” kata Mendag.

Di samping itu, Kemendag terus menjalankan pemantauan pasokan bahan pangan pokok beserta kelancaran distribusinya ke area terdampak lewat kerja sama dengan distributor terdekat, Ditjen PDN Kemendag, dan pemerintah daerah.

“Kami juga sudah koordinasi dengan para distributor, terutama distributor yang ada di wilayah lain di provinsi terdekat, di NTB, misalnya. Kami sudah koordinasi untuk dengan pelaku usaha agar tetap menjaga pasokan-pasokan terutama pasca bencana ini di NTT,” ujar Mendag.

“Kami ingin memastikan kepada pelaku usaha yang mendistribusikan barang kebutuhan pokok ke wilayah di Manggarai atau di NTT agar ketersediaan bahan pokoknya terjamin, dan mereka (pelaku usaha) siap semua ya pada prinsipnya siap bekerja sama dengan pemerintah pusat dan juga dengan pemerintah daerah,” imbuhnya.

Sebagai informasi, bencana gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 sebelumnya mengguncang area Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT), pada Sabtu (15/8) pukul 05.58 WITA.

Berdasarkan data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) hingga Minggu (16/8) malam, musibah tersebut menyebabkan 54 jiwa meninggal dunia, 199 orang luka-luka, 9.963 warga mengungsi, serta 1.528 kepala keluarga (KK) terdampak.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index