Bebersih Sampah di ULM: Wamenko Pangan Ajak Pemuda Aksi Nyata

Bebersih Sampah di ULM: Wamenko Pangan Ajak Pemuda Aksi Nyata
Wakil Menteri Koordinator Bidang Pangan Hanif Faisol Nurofiq bersama Rektor Universitas Lambung Mangkurat Ahmad Alim Bachri dan Leader Nasional World Cleanup Day Indonesia Andy Bahari membuka Kampanye “Aksi Bebersih Pemuda-Pemudi Merdeka dari Sampah” di U

JAKARTA - Wakil Menteri Koordinator Bidang Pangan (Wamenko Pangan) Hanif Faisol Nurofiq secara resmi meluncurkan gerakan “Aksi Bebersih Pemuda-Pemudi Merdeka dari Sampah” di Universitas Lambung Mangkurat (ULM) sebagai bagian dari peringatan World Cleanup Day pada 20 September.

"Bertepatan momentum HUT ke-81 RI, kampanye ini sebagai ajakan kepada generasi muda mewujudkan kemerdekaan dari sampah melalui gerakan tagar #kami13juta," kata Hanif di Banjarmasin, Selasa.

Ia menerangkan bahwa program kampanye ini bakal bergulir selama lebih dari dua bulan, terhitung sejak 17 Agustus sampai 28 Oktober 2026.

Inisiatif tersebut menargetkan kalangan pemuda-pemudi di seluruh provinsi Indonesia sebagai pendorong utama gerakan bersih-bersih sekaligus pengubah pola pikir pengelolaan sampah, berawal dari lingkup kampus, komunitas, hingga warga di kawasan pesisir dan perdesaan.

Mengusung tagar #kami13juta, pihak penyelenggara mengimbau jutaan pemuda dari Sabang hingga Merauke untuk berkontribusi langsung menjaga kelestarian lingkungan, sungai, serta area pesisir dari sampah, sejalan dengan agenda World Cleanup Day yang diperingati serentak di 211 negara pada 20 September 2026.

Hanif memberikan dukungan penuh atas kegiatan ini dan optimistis bahwa tindakan kecil yang konsisten sanggup menghadirkan dampak signifikan di masa depan.

“Mudah-mudahan ini mampu menularkan semangat edukasi, membangun kapasitas budaya kami untuk menjadi negara maju nantinya,” ucapnya.

Satu suara dengan Wamenko, Rektor ULM Prof Ahmad Alim Bachri mengutarakan bahwa kampus tidak sekadar bertindak sebagai pusat kegiatan belajar dan pengembangan sains, melainkan juga harus mempraktikkan pengabdian masyarakat demi membawa kebermanfaatan nyata di luar lingkungan akademis.

“Kami membentuk UKM peduli sampah yang diharapkan menjadi wakil ULM untuk bekerja sama dengan pemerintah daerah di Kalimantan Selatan dalam rangka penanganan sampah,” katanya.

Sementara itu, Andy Bahari selaku National Leader World Cleanup Day Indonesia menyampaikan apresiasi tinggi atas terciptanya sinergi lintas sektor dalam pelaksanaan kampanye ini.

Gerakan ini turut disokong oleh RiveCaReGeneration yang fokus pada pemulihan kawasan sungai dan perairan, serta ATNESA (Pemuda Tani Nelayan Pedesaan) yang membina potensi pemuda pada sektor pertanian dan perikanan desa.

Keterlibatan berbagai pihak ini memperkokoh konsep kerja sama pentahelix, yang memadukan unsur pemerintah, perguruan tinggi, organisasi pemuda, hingga aktivis lingkungan dan pesisir.

Seluruh rangkaian kegiatan akan diisi dengan aksi pembersihan area, sosialisasi pemilahan sampah, serta pergerakan komunitas pemuda yang diadakan serentak di berbagai wilayah Indonesia, di mana ULM ditunjuk sebagai pusat peresmian nasional.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index