JAKARTA - Light Rail Transit (LRT) rute Manggarai - Kelapa Gading dijadwalkan bakal diresmikan secara langsung oleh Presiden Prabowo Subianto pada 26 Agustus 2026. Hal tersebut diutarakan oleh Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung Wibowo, saat berada di HKBP Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (22/8/2026).
Pada pekan lalu, Pramono membeberkan bahwa capaian progres pembangunan LRT telah menyentuh angka 98%.
"Mudah-mudahan tanggal 26 Agustus ini akan diresmikan oleh Bapak Presiden Prabowo dan kalau ini diselesaikan sampai dengan Manggarai, yang diangkut bukan hanya 4.000 tadi, yang diangkut kurang lebih sampai dengan di awal pasti 60.000, kondisi normal sekitar 80.000," kata Pramono di HKBP Menteng.
Ia menyampaikan bahwa pembenahan dan pembangunan sistem transportasi publik berdiri sebagai salah satu fondasi utama yang akan memperbarui wajah Jakarta. Pihaknya mematok target konektivitas jaringan transportasi hingga area Dukuh Atas dapat rampung sepenuhnya pada 2028.
Menurut pandangannya, kawasan Dukuh Atas ke depannya bakal berfungsi sebagai titik sentral integrasi pelbagai moda transportasi massa, mulai dari MRT, kereta bandara, LRT, TransJakarta, hingga KRL.
"Saya sudah memutuskan sampai dengan tahun 2028 akan tersambung selesai dengan sampai Dukuh Atas. Dan Dukuh Atas akan terkoneksi semuanya dengan MRT, kereta bandara, LRT, TransJakarta, dan yang lainnya, KRL," ucapnya.
Sebagaimana diketahui, proyek pembangunan LRT Jakarta trayek Kelapa Gading-Manggarai membentang sejauh 12,2 kilometer dengan nilai investasi atau kucuran anggaran mencapai sekitar Rp12,1 triliun.
Lintasan perkeretaapian tersebut bakal melayani 11 titik stasiun dengan perkiraan durasi perjalanan sekitar 28 menit. Ke depannya, proyek ini juga dilengkapi fasilitas penghubung langsung menuju Stasiun KRL Manggarai, sehingga para penumpang tidak perlu keluar dari area stasiun sewaktu hendak melakukan transit moda.