Wanita Mabuk Tabrak L300 di Surabaya, Satu Tewas, Pengemudi Outlander Jadi Tersangka

Wanita Mabuk Tabrak L300 di Surabaya, Satu Tewas, Pengemudi Outlander Jadi Tersangka
menetapkan ENR (32) sebagai tersangka setelah Mitsubishi Outlander yang dikendarainya menabrak pikap L300 di Surabaya, Minggu (23/8) dini hari. Pengemudi RPK (25) tewas di lokasi saat sedang menaikkan barang ke kendaraannya. ISI:

ONLINEKINI.ID — Kecelakaan maut terjadi pukul 03.30 WIB di Jalan Taman Apsari dan berlanjut hingga Jalan Gubernur Suryo. Kasatlantas Polrestabes Surabaya AKBP Galih Bayu Raditya menyebut ENR mengemudi dalam kondisi mabuk. Ia juga tidak memiliki SIM maupun STNK.

Peristiwa bermula saat Outlander bernopol L 1049 OO melaju dari selatan ke utara di Jalan Taman Apsari. ENR kehilangan konsentrasi akibat pengaruh alkohol, lalu melanjutkan perjalanan dan kembali terlibat kecelakaan di depan Alun-Alun Surabaya.

Korban Tewas Saat Menaikkan Barang ke Pikap

RPK (25) sedang menaikkan barang ke pikap miliknya yang diparkir di sisi jalan. Outlander yang dikendarai ENR menabraknya dari belakang. Benturan keras membuat RPK meninggal di tempat kejadian.

"Di samping Alun-alun Surabaya, kendaraan tersebut menabrak korban RPK yang sedang menaikkan barang ke pikap miliknya yang sedang parkir," tutur Galih kepada media, Senin (24/8).

Viral Video Pengemudi Marah-marah ke Warga

Rekaman video yang beredar luas di media sosial memperlihatkan ENR beradu mulut dengan warga di lokasi kejadian. Pengemudi terlihat emosional sesaat setelah kecelakaan fatal. Kondisi ini menjadi sorotan publik.

"Marah-marah ke orang-orang yang datang ke TKP, namanya orang mabuk. Kalau melawan petugas tidak ada," kata Galih.

Hasil Olah TKP: Faktor Kelalaian Manusia

Polisi telah mengamankan ENR untuk menjalani proses hukum lebih lanjut. Hasil olah tempat kejadian perkara menunjukkan kelalaian manusia menjadi penyebab utama kecelakaan. Pengemudi mengendarai kendaraan tanpa konsentrasi di bawah pengaruh minuman beralkohol.

"Sudah ditetapkan sebagai tersangka dan diamankan. Pengemudi mengendarai kendaraan tanpa konsentrasi di bawah pengaruh minuman beralkohol," ungkap Galih.

Kecelakaan ini turut melibatkan taksi listrik VinFast yang berada di lokasi kejadian. Polisi mengimbau masyarakat agar tidak mengendarai kendaraan dalam kondisi mabuk. Hal itu membahayakan keselamatan diri sendiri dan pengguna jalan lain.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index