Amanda Serrano Pertahankan Gelar WBA dan Raih Kemenangan ke-50

Amanda Serrano Pertahankan Gelar WBA dan Raih Kemenangan ke-50
Amanda Serrano. [Foto: skysports.com]

JAKARTA - World Boxing Association (WBA) menyatakan bahwa pemegang gelar juara dunia kelas bulu putri, Amanda Serrano, terus memperkuat rekam jejak prestasinya sebagai salah satu petinju putri terbesar sepanjang sejarah usai membukukan kemenangan ke-50.

"Serrano mengalahkan penantang Argentina yang berani dan gigih, Lucrecia Anabella Manzur, yang menandai kemenangan ke-50-nya dalam karier profesionalnya yang gemilang," demikian keterangan WBA dalam lamannya, Rabu (26/8/2026).

Melalui laga 12 ronde di Temecula, California, Amerika Serikat, Serrano berhasil mempertahankan mahkota juara dunianya lewat pertarungan sengit melawan Anabella.

Petinju berkebangsaan Puerto Rico tersebut mesti mengerahkan seluruh performa terbaiknya demi mengamankan kemenangan angka, di mana dua juri memberikan nilai 116-112 dan satu juri memutuskan hasil imbang 114-114.

Tak sekadar mempertahankan sabuk juara, hasil manis ini memperpanjang rekor bertandingnya menjadi 50 kemenangan (32 KO), empat kekalahan, dan satu imbang.

WBA menilai torehan prestasi Serrano, yang dihiasi deretan gelar dari lintas divisi, kian bertambah kuat seiring keberhasilannya mempertahankan gelar, sekaligus melapangkan jalannya menuju unifikasi gelar dan duel-duel akbar mendatang.

Serrano tidak hanya menyandang status juara dunia, melainkan berhasil merengkuh gelar di tujuh kelas berbeda sejak 2014, mulai dari kelas super bulu, bulu, ringan, super bantam, bantam, super ringan, hingga super terbang.

Keberanian Serrano menjajahi berbagai kelas demi memburu sabuk juara membuktikan kapasitasnya sebagai salah satu petinju putri terbaik sepanjang masa.

Usai menyabet gelar di tujuh kelas berbeda, Serrano memilih kembali fokus pada divisi bulu. Puncak pencapaiannya terukir pada 2023 tatkala menaklukkan Erika Cruz untuk menyatukan empat sabuk utama (WBA, WBC, IBF, dan WBO), yang menjadikannya Juara Sejati pertama dari Puerto Rico di era empat sabuk.

Momen krusial dalam perjalanan karier Serrano juga diwarnai rivalitas sengit menghadapi Katie Taylor. Pada bentrokan perdana April 2022, Serrano kalah angka tipis, namun duel tersebut justru kian melambungkan nama keduanya sebagai ikon utama tinju wanita.

Keduanya kembali bertatap muka dalam laga lanjutan, menjadikan persaingan Taylor-Serrano sebagai salah satu rivalitas terbesar dalam sejarah tinju putri, meski Serrano harus kembali mengakui keunggulan lawannya di laga rematch tersebut.

Saat ini, Serrano yang menginjak usia 37 tahun tetap memegang kendali di kelas bulu putri dengan mengamankan dua sabuk juara dunia versi WBA dan WBC.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index