Pelantikan DPLN Malaysia, Gekrafs Perluas Ekraf ke ASEAN

Pelantikan DPLN Malaysia, Gekrafs Perluas Ekraf ke ASEAN
DPP Gekrafs melantik DPLN Gekrafs Malaysia di Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Kuala Lumpur, Malaysia pada Senin (7/9/2026) [FOTO: NET].

JAKARTA - Gerakan Ekonomi Kreatif Nasional (Gekrafs) secara konsisten memperlebar jangkauan jaringan ekonomi kreatif Indonesia sekaligus membuka peluang sinergi kolaborasi bersama Malaysia dan wilayah ASEAN, menyusul diresmikannya pelantikan Dewan Perwakilan Luar Negeri (DPLN) Gekrafs Malaysia.

“Keberadaan DPLN Malaysia diharapkan dapat mendorong pertumbuhan pelaku usaha kreatif, membuka lapangan kerja, serta memperluas keberadaan produk dan karya kreatif Indonesia di pasar internasional,” kata Ketua Umum DPP GEKRAFS, Kawendra Lukistian di Jakarta, Sabtu (12/9/2026).

Ia mengutarakan bahwasanya Gekrafs telah merancang Asta Karya, yakni delapan program strategis guna mendukung pilar Asta Cita Presiden Prabowo Subianto demi menggapai target pertumbuhan ekonomi delapan persen.

“Penguatan ekosistem ekonomi kreatif juga didukung dengan pembiayaan berbasis kekayaan intelektual yang dapat dimanfaatkan oleh pelaku ekonomi kreatif yang memenuhi persyaratan,” kata dia.

Pada sisi lain, Ketua Koordinator Luar Negeri DPP GEKRAFS, Osco Olfriady Letunggamu menilai Malaysia memegang kedudukan posisi yang strategis lantaran mempunyai kedekatan latar belakang budaya beserta karakter masyarakat dengan Indonesia.

“Kami memiliki banyak kesamaan budaya dan perilaku masyarakat dan hadirnya DPLN Gekrafs Malaysia, kami dapat saling bertukar informasi dan peluang bisnis untuk meningkatkan perekonomian kedua negara,” kata dia.

Kehadiran DPLN Gekrafs di pelbagai penjuru negara bakal terus dikembangkan, di mana menjelang pengujung 2026 dipatok target sekitar 20 DPLN dapat berdiri di bermacam negara sebagai bagian dari ikhtiar membuka akses jaringan internasional bagi para pelaku ekonomi kreatif Indonesia.

Di negara Malaysia, DPLN Gekrafs bakal mengayomi 21 sub-sektor ekonomi kreatif, yang mana mencakup empat sub-sektor teranyar, meliputi modifikasi otomotif, teknologi baru, konten digital, hingga bidang sulih suara.

Di samping itu, Ketua DPLN Gekrafs Malaysia, Rika Amelia Rush menyampaikan pihak pengurus berkeinginan menjadikan DPLN tidak sekadar ruang ajang silaturahmi, melainkan pula bertindak selaku simpul penghubung di antara pelaku usaha kreatif Indonesia dan Malaysia.

“Kami bertekad menjadikan DPLN Gekrafs Malaysia tidak hanya sebagai wadah silaturahmi, tetapi juga sebagai akselerator bisnis yang nyata,” ujar Rika.

Sederet peluang potensi kolaborasi yang dimatangkan melingkupi produksi bareng karya film dan animasi, eksekusi penyelenggaraan event, ekspansi kuliner serta sistem waralaba, sektor fesyen, kriya, industri kecantikan, hingga pengembangan lini aplikasi, gim, beserta talenta digital.

Prosesi pelantikan tersebut turut dirangkaikan dengan gelaran Creative Talk, Mini Product Showcase, serta Business Matching yang mempertemukan para pelaku ekonomi kreatif, unsur pemerintah, komunitas, hingga kalangan dunia usaha bertolak dari Indonesia dan Malaysia.

Duta Besar RI untuk Malaysia, Raden Dato’ Mohammad Iman Hascarya Kusumo menganggap kehadiran DPLN GEKRAFS Malaysia dan Indonesia mampu membuka ruang penyelarasan sinergi lebih jauh.

“KBRI Kuala Lumpur hadir dan siap untuk terus bersinergi dengan Gekrafs dalam mengidentifikasi peluang serta mendorong tindak lanjut kerja sama,” ujar Iman.

Ia menggarisbawahi krusialnya peran diaspora Indonesia di Malaysia selaku jembatan perantara bagi jajaran pelaku usaha yang hendak merambah masuk ke pasar Malaysia.

Menurut pandangannya, jajaran diaspora mampu bertindak sebagai jembatan untuk memahami corak karakter pasar, menemukan rekan mitra, sekaligus memupuk fondasi kepercayaan dalam ikatan kerja sama bisnis antar kedua negara.

“Kehadiran DPLN Gekrafs diharapkan tidak berhenti pada pertukaran ide, tetapi berkembang menjadi kolaborasi bisnis, perluasan pasar, investasi, serta penguatan talenta kreatif di tingkat ASEAN,” kata dia.

Sebelumnya, pihak DPP Gekrafs melantik Rika Amelia selaku Ketua DPLN Gekrafs Malaysia yang bertempat di Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Kuala Lumpur.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index