JAKARTA - PT Jasa Marga (Persero) Tbk kembali melanjutkan perbaikan Jalan Tol Jakarta-Tangerang dengan tujuan meningkatkan kualitas infrastruktur dan kenyamanan berkendara.
Perbaikan ini sekaligus untuk mendukung pemenuhan Standar Pelayanan Minimal (SPM) jalan tol, yang menjadi tolok ukur layanan kepada pengguna jalan.
Senior Manager Representative Office 2 PT Jasamarga Metropolitan Tollroad, Ginanjar Bekti menjelaskan bahwa pekerjaan scrapping, filling dan overlay (SFO) serta rekontruksi perkerasan akan dilaksanakan mulai Selasa, 7 April 2026 hingga Kamis, 23 April 2026.
Menurut Ginanjar, pekerjaan ini dilakukan di sejumlah titik yang membutuhkan peningkatan kualitas jalan.
"Lajur yang menjadi objek pekerjaan untuk sementara tidak dapat dilintasi selama pekerjaan berlangsung, namun lajur lainnya dapat digunakan sebagai lajur lalu lintas," kata Ginanjar.
Dengan adanya langkah ini, diharapkan pengguna jalan tetap bisa melintasi ruas tol meskipun terjadi penutupan sementara, sehingga mobilitas tetap terjaga.
Pekerjaan Scrapping, Filling, dan Overlay (SFO)
Jenis pekerjaan scrapping, filling, dan overlay (SFO) dilakukan untuk meratakan kembali permukaan jalan yang rusak atau menurun kualitasnya akibat penggunaan jangka panjang. Pekerjaan ini mencakup pengupasan lapisan lama (scrapping), pengisian material (filling), dan pelapisan ulang (overlay) untuk meningkatkan kenyamanan berkendara.
Jadwal Pekerjaan SFO:
Arah Jakarta: Lajur 1, 3, dan 4, KM 24+930 s.d. 17+700, sebanyak 13 titik pekerjaan, dilaksanakan mulai Selasa, 7 April 2026 pukul 22.00 WIB s.d. Selasa, 21 April 2026 pukul 05.00 WIB.
Arah Tangerang: Lajur 4, KM 17+040 s.d. 17+285, dilaksanakan mulai Rabu, 14 April 2026 pukul 22.00 WIB s.d. Kamis, 15 April 2026 pukul 05.00 WIB.
Proses SFO ini penting karena membantu memulihkan kondisi jalan yang tidak rata, sehingga mengurangi risiko kerusakan kendaraan dan meningkatkan keselamatan pengguna jalan. Pekerjaan dilakukan malam hari untuk meminimalkan gangguan lalu lintas.
Rekontruksi Perkerasan Jalan
Rekontruksi perkerasan menjadi langkah strategis untuk memperkuat struktur dasar jalan tol. Pekerjaan ini biasanya dilakukan pada titik-titik yang mengalami kerusakan parah sehingga perbaikan permukaan saja tidak cukup.
Jadwal Rekontruksi Perkerasan Arah Jakarta:
Lajur Bahu Luar dan Lajur 1-2, Off Ramp Karang Tengah, 2 titik, Jumat, 10 April 2026 pukul 06.00 WIB s.d. Sabtu, 11 April 2026 pukul 05.00 WIB
Lajur 2, KM 24+915 s.d. 24+760, 2 titik, Sabtu, 11 April 2026 pukul 06.00 WIB s.d. Senin, 13 April 2026 pukul 05.00 WIB
Lajur 2, KM 24+760 s.d. 23+395, 2 titik, Senin, 13 April 2026 pukul 06.00 WIB s.d. Rabu, 15 April 2026 pukul 05.00 WIB
Lajur 1, KM 23+845 s.d. 23+545, 6 titik, Rabu, 15 April 2026 pukul 06.00 WIB s.d. Jumat, 17 April 2026 pukul 05.00 WIB
Lajur 1, KM 23+535 s.d. 23+190, 5 titik, Jumat, 17 April 2026 pukul 06.00 WIB s.d. Minggu, 19 April 2026 pukul 05.00 WIB
Lajur 2, KM 23+585 s.d. 23+515, Minggu, 19 April 2026 pukul 06.00 WIB s.d. Selasa, 21 April 2026 pukul 05.00 WIB
Jadwal Rekontruksi Perkerasan Arah Tangerang:
Lajur 2, On Ramp Karawaci 2, Kamis, 9 April 2026 pukul 06.00 WIB s.d. Senin, 13 April 2026 pukul 05.00 WIB
Lajur 2, KM 21+600 s.d. 18+430, 7 titik, Jumat, 10 April 2026 pukul 09.00 WIB s.d. Minggu, 26 April 2026 pukul 05.00 WIB
Lajur 1, On Ramp Karawaci 2, Senin, 13 April 2026 pukul 06.00 WIB s.d. Sabtu, 18 April 2026 pukul 05.00 WIB
Lajur 1-2, Akses keluar GT Tangerang, Sabtu, 18 April 2026 pukul 06.00 WIB s.d. Kamis, 23 April 2026 pukul 05.00 WIB
Rekontruksi ini memastikan daya tahan jalan terhadap beban kendaraan berat lebih optimal sehingga usia jalan tol lebih panjang.
Pengaturan Lalu Lintas dan Keselamatan
Selama proyek berlangsung, Jasa Marga menegaskan pentingnya keselamatan pengguna jalan. Lajur yang diperbaiki ditutup sementara, namun lajur lain tetap dibuka untuk arus kendaraan. Rambu-rambu peringatan dan petugas lapangan disiagakan di sepanjang titik pekerjaan untuk memandu pengendara.
Pengguna jalan juga disarankan untuk menyesuaikan waktu perjalanan dan memperhatikan saldo kartu elektronik agar transaksi tol tanpa hambatan. Kesadaran pengguna jalan menjadi faktor penting dalam mendukung kelancaran mobilitas selama pekerjaan berlangsung.
Dampak dan Harapan ke Depan
Perbaikan Jalan Tol Jakarta-Tangerang tidak hanya meningkatkan kenyamanan berkendara tetapi juga mendukung mobilitas barang dan orang di wilayah Jabodetabek. Infrastruktur yang terjaga dengan baik akan berdampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi lokal dan nasional.
Jasa Marga memohon maaf atas ketidaknyamanan selama proyek berlangsung dan berharap masyarakat dapat menyesuaikan rute serta waktu perjalanan. Dengan perencanaan yang matang, risiko kemacetan dapat diminimalkan, sehingga pengguna jalan tetap nyaman dan aman.
Ke depan, Jasa Marga berkomitmen untuk terus melakukan pemeliharaan berkala dan perbaikan berkelanjutan di seluruh ruas tol Indonesia agar layanan tetap optimal, aman, dan efisien.