Ekspansi Bisnis Pembiayaan BTN Siapkan Kredit Kendaraan Tahun Ini 2026

Minggu, 02 Agustus 2026 | 22:30:01 WIB
Ilustrasi Salah Satu Gerai Milik PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk.

JAKARTA — PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. (BBTN) terus mematangkan rencana ekspansi ke bisnis kredit kendaraan bermotor (KKB). Langkah ini diupayakan terealisasi pada tahun 2026 untuk melengkapi ekosistem layanan pembiayaan bagi para nasabah.

Direktur Consumer Banking BTN Hirwandi Gafar menyampaikan bahwa produk KKB ini tidak akan berdiri sendiri. Perseroan memilih mengandalkan kolaborasi dengan sejumlah institusi guna memperluas jangkauan layanan.

"KKB kami upayakan tahun ini, karena itu perlu juga bagi masyarakat untuk bagaimana memiliki kendaraan dari rumahnya ke tempat kerja," kata Hirwandi.

Menurut Hirwandi, skema kolaborasi merupakan langkah tepat di tengah kondisi pasar saat ini. BTN berharap dapat memenuhi kebutuhan nasabah perumahan yang juga memerlukan kendaraan untuk menunjang mobilitas harian.

Di sisi lain, data Bank Indonesia (BI) mencatat pertumbuhan KKB secara umum masih mengalami perlambatan. Pada Juni 2026, KKB terkoreksi 9,9 persen secara tahunan, setelah bulan sebelumnya turun 9,4 persen.

Kendati industri KKB melambat, Hirwandi menilai kebutuhan masyarakat akan kendaraan tetap tinggi. BTN optimistis menangkap peluang tersebut melalui perluasan ekosistem pembiayaan.

"Tentu dalam kondisi sekarang seperti yang saya sampaikan tadi, kami tidak bisa berdiri sendiri, kami harus ekosistem. Nanti kami akan kerja sama dengan beberapa institusi," ungkap Hirwandi.

Direktur Utama BTN Nixon LP Napitupulu sebelumnya juga mengonfirmasi rencana perseroan mengkaji skema pembiayaan bersama (joint finance) dengan beberapa perusahaan multifinance.

Skema tersebut nantinya akan menghadirkan layanan bundling antara pembiayaan rumah dan kendaraan bermotor secara bersamaan bagi nasabah.

"Jadi kami tidak menciptakan anak usaha baru, kami kerja sama, joint finance, atau kerja sama khusus untuk pembiayaan kendaraan bermotor. Terutama sekali ini kan teman-teman yang beli rumah saat yang sama juga butuh kendaraan," tutur Nixon.

Nixon menargetkan kerja sama pembiayaan kendaraan bermotor ini dapat rampung sepenuhnya pada semester II/2026.

Terkini