Badan Pusat Statistik Catat Harga Bawang Putih Naik di 248 Daerah RI

Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:20:31 WIB
Ilustrasi Bawang Putih.

JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat harga komoditas bawang putih mengalami lonjakan di 248 kabupaten/kota atau sekitar 68,89 persen di berbagai wilayah Indonesia pada minggu kelima Juli 2026.

Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Ateng Hartono menyampaikan bahwa tren kenaikan harga bawang putih secara konsisten terjadi sejak Juni 2026.

"Bawang putih perlu menjadi perhatian bersama karena pada posisi minggu kelima bulan Juli mengalami peningkatan harga 3,57 persen. Ini sejak bulan Juni peningkatan harganya lumayan," ujar Ateng dalam Rapat Koordinasi Inflasi Daerah secara daring di Jakarta, Selasa.

Secara nasional, rerata harga bawang putih pada pekan kelima Juli 2026 menembus angka Rp42.005 per kilogram, naik 3,57 persen jika dibandingkan rerata harga Juni 2026 yang sebesar Rp40.556 per kilogram.

Capaian angka tersebut bahkan telah melampaui ketetapan harga acuan penjualan (HAP) bawang putih di tingkat konsumen yang dipatok sebesar Rp38.000 per kilogram.

Pihak BPS mencatat sejumlah wilayah mengalami lonjakan harga cukup tajam di atas ketetapan HAP. Kabupaten Bolaang Mongondow Utara mencatat lonjakan sekitar 40 persen di atas HAP, diikuti Kabupaten Kolaka Utara sekitar 30 persen, Kabupaten Pohuwato sekitar 21 persen, Kabupaten Gorontalo Utara sekitar 48 persen, serta Kabupaten Deiyai menyentuh 109,47 persen di atas HAP.

Di samping daerah tersebut, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur dan Kabupaten Buton Selatan turut mencatatkan harga jual bawang putih yang melonjak tinggi di atas acuan resmi.

Catatan harga bawang putih tertinggi secara nasional menembus Rp100.000 per kilogram yang ditemukan di Kabupaten Intan Jaya, Kabupaten Puncak, serta Kabupaten Pegunungan Bintang. Sementara itu, patokan harga terendah berada di angka Rp23.160 per kilogram.

Ateng berharap seluruh pemerintah daerah terus mengawasi pergerakan harga pasar dan menjamin kelancaran alur distribusi bawang putih agar lonjakan harga tidak kian merebak ke wilayah lain.

Terkini