Pergerakan Harga Pangan Jatim Cabai Rawit Merah Naik Rp44.839 per Kg

Pergerakan Harga Pangan Jatim Cabai Rawit Merah Naik Rp44.839 per Kg
Ilustrasi Cabai Rawit Merah.

JAKARTA - Harga sejumlah komoditas pangan di wilayah Jawa Timur mencatatkan pergerakan yang bervariasi. Berdasarkan data Sistem Informasi Ketersediaan dan Perkembangan Harga Bahan Pokok (Siskaperbapo) per Selasa (4/8/2026), harga cabai rawit merah mengalami lonjakan tertinggi, sementara cabai merah keriting justru mengalami penurunan tipis.

Untuk komoditas cabai di Jawa Timur, harga cabai merah keriting terpantau turun 0,47 persen atau Rp158 menjadi Rp33.095 per kilogram. Sementara itu, cabai merah besar cenderung stabil dengan kenaikan tipis menjadi Rp32.222 per kilogram, serta cabai rawit merah meningkat 2,92 persen atau Rp1.270 menjadi Rp44.839 per kilogram.

Pergerakan komoditas beras juga menunjukkan grafik yang beragam. Beras kualitas premium turun tipis 0,06 persen menjadi Rp15.013 per kilogram, sedangkan beras medium naik 0,26 persen menjadi Rp13.038 per kilogram, dan gula kristal putih terkoreksi turun 0,28 persen menjadi Rp17.092 per kilogram.

Pada kelompok minyak goreng, harga minyak goreng curah mengalami kenaikan 0,16 persen menjadi Rp20.356 per kilogram, minyak goreng kemasan premium naik 0,20 persen menjadi Rp21.820 per liter, dan minyak goreng kemasan sederhana turun 0,16 persen menjadi Rp18.669 per liter, sementara produk MinyaKita naik 0,25 persen menjadi Rp16.182 per liter.

Mengenai kelompok protein hewani, harga daging sapi paha belakang naik 0,28 persen menjadi Rp128.171 per kilogram. Di sisi lain, harga daging ayam ras turun 0,26 persen menjadi Rp35.199 per kilogram, dan telur ayam ras turut terkoreksi 0,53 persen menjadi Rp23.974 per kilogram.

Sementara itu, pantauan harga di area Kota Surabaya menunjukkan seluruh jenis cabai mengalami kenaikan. Cabai merah keriting naik 3,09 persen menjadi Rp37.800 per kilogram, cabai merah besar naik 2,94 persen menjadi Rp33.800 per kilogram, dan cabai rawit merah naik 2,02 persen menjadi Rp45.400 per kilogram.

Untuk komoditas lainnya di Surabaya, beras premium turun 1,18 persen menjadi Rp15.400 per kilogram, beras medium naik 0,26 persen menjadi Rp12.700 per kilogram, serta gula kristal putih naik 1,02 persen menjadi Rp18.100 per kilogram.

Harga minyak goreng curah di Surabaya tercatat naik 1,25 persen menjadi Rp21.600 per kilogram, minyak goreng kemasan premium naik 1,37 persen menjadi Rp18.500 per liter, sedangkan MinyaKita turun 1,53 persen menjadi Rp15.775 per liter.

Pada sektor komoditas daging dan telur di Surabaya, daging sapi paha belakang turun 1 persen menjadi Rp121.000 per kilogram, daging ayam kampung merosot 3,38 persen menjadi Rp62.000 per ekor, dan telur ayam ras naik tipis 0,13 persen menjadi Rp25.200 per kilogram.

Adapun data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional mencatat harga komoditas bumbu secara nasional, yakni bawang merah Rp47.500 per kilogram, bawang putih Rp47.700 per kilogram, cabai merah besar Rp85.900 per kilogram, cabai merah keriting Rp46.350 per kilogram, serta cabai rawit hijau Rp51.500 per kilogram.

Untuk komoditas beras nasional, kualitas bawah I berada di angka Rp15.750 per kilogram, kualitas bawah II Rp15.450 per kilogram, kualitas medium I Rp16.800 per kilogram, kualitas medium II Rp16.700 per kilogram, serta kualitas super I Rp18.050 per kilogram dan super II Rp17.850 per kilogram.

Sementara itu, harga daging ayam ras segar nasional mencapai Rp40.250 per kilogram, daging sapi kualitas I Rp152.600 per kilogram, gula pasir premium Rp23.250 per kilogram, gula pasir lokal Rp20.000 per kilogram, dan minyak goreng curah berada di level Rp21.850 per liter.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index