Ini 7 Kesalahan Fatal Menyimpan ASI Perah yang Wajib Dihindari Ibu

Selasa, 04 Agustus 2026 | 03:22:32 WIB
Ilustrasi Menyimpan ASI.

JAKARTA - ASI perah (ASIP) menjadi Solusi utama bagi ibu menyusui yang harus beraktivitas di luar rumah agar asupan gizi bayi tetap terpenuhi secara optimal.

Kendati demikian, proses penyimpanannya tidak dapat dilakukan secara sembarangan karena faktor suhu, kebersihan wadah, dan cara mencairkannya sangat menentukan kualitas nutrisi.

Riset di Indonesia menunjukkan adanya perubahan kualitas ASIP selama penyimpanan, sehingga Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) menerbitkan panduan khusus terkait hal ini.

Merujuk berbagai sumber resmi, kesalahan pertama yang sering terjadi adalah membiarkan ASIP terlalu lama di suhu ruang karena memicu kontaminasi bakteri.

Kesalahan kedua yaitu tidak memperhatikan suhu penyimpanan yang sesuai, padahal suhu rendah sangat diperlukan guna menekan pertumbuhan mikroorganisme berbahaya.

Kesalahan ketiga adalah mengabaikan kebersihan tangan serta sterilitas wadah penyimpan, yang dapat meningkatkan risiko kontaminasi sebelum ASIP masuk ke kulkas.

Kesalahan keempat yakni tidak mencantumkan label tanggal pemerahan, sehingga orang tua kesulitan mengatur urutan pemakaian stok ASIP yang paling lama.

Kesalahan kelima meliputi tindakan mencampurkan ASIP yang baru diperah langsung ke dalam wadah ASIP beku karena merusak kestabilan suhu serta masa simpan.

Kesalahan keenam yaitu menyimpan kembali sisa ASIP yang sudah tersentuh mulut bayi, padahal cairan tersebut berisiko terpapar kuman dan tidak higienis lagi.

Kesalahan ketujuh adalah keliru saat mencairkan atau menghangatkan ASIP, seperti menggunakan microwave yang dapat merusak kandungan nutrisi dan melukai mulut bayi.

Oleh sebab itu, orang tua dihimbau untuk selalu memperhatikan kondisi suhu, kebersihan, serta metode penanganan ASIP yang tepat demi kesehatan sang buah hati.

Terkini