OJK Luncurkan 12.969 Rekening Simpel Perluas Inklusi Keuangan Pelajar

Selasa, 04 Agustus 2026 | 05:19:02 WIB
Ilustrasi Gedung Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

JAKARTA - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sulawesi Tenggara kolaborasi bersama pemerintah daerah dan PT BPR Bahteramas Konawe resmi merilis 12.969 rekening Simpanan Pelajar (Simpel) bertajuk "Konawe Bersahaja" demi memperluas akses inklusi keuangan pelajar.

Kepala OJK Sultra Bismi Maulana Nugraha menyampaikan bahwa peluncuran massal ini digelar guna menyemarakkan Hari Indonesia Menabung (HIM) 2026 serta menunjang program Satu Rekening Satu Pelajar (Kejar) dan Gerakan Nasional Cerdas Keuangan (Gencarkan).

"Kepemilikan rekening tabungan sejak usia dini tidak hanya memperluas akses ke lembaga keuangan formal, tetapi juga menjadi sarana pembentukan karakter anak dalam mengelola keuangan," kata Bismi.

Ia mengungkapkan bahwa lewat program Simpel Konawe Bersahaja, pihaknya konsisten mempererat kolaborasi bersama pemerintah daerah, lembaga jasa keuangan, serta pemangku kepentingan demi memupuk budaya menabung sejak usia muda.

"Budaya tersebut merupakan investasi penting dalam mewujudkan generasi yang cerdas finansial, tangguh, dan siap menyongsong Indonesia Emas 2045," ujarnya.

Bismi menerangkan, total 12.969 rekening Simpel yang diresmikan tersebut terdistribusi atas 8.041 rekening bagi murid di 40 Sekolah Dasar (SD) dan 4.928 rekening untuk siswa di 26 Sekolah Menengah Pertama (SMP).

"Selain edukasi finansial, program ini disinergikan dengan BNN Kabupaten Konawe melalui kampanye Anti Narkoba, guna membentuk generasi muda yang sehat, cerdas secara finansial, dan terhindar dari penyalahgunaan narkotika," kata Bismi.

Di kesempatan yang sama, Asisten II Sekretariat Daerah Kabupaten Konawe Gunawan Samad mengapresiasi terobosan OJK Sultra, TPAKD Kab. Konawe, beserta BPR Bahteramas Konawe yang gigih mendorong kenaikan tingkat literasi dan inklusi keuangan.

"Dengan memiliki rekening tabungan sejak dini, anak-anak akan lebih mengenal sistem keuangan formal, belajar menyisihkan uang secara rutin, serta memahami pentingnya perencanaan keuangan," kata Gunawan.

Agenda yang diikuti oleh lebih dari 300 peserta dari jajaran Pemda Konawe, pihak perbankan, kepala sekolah, guru, hingga jajaran siswa ini turut diisi dengan sosialisasi pentingnya menabung, edukasi bahaya narkoba, dan kuis interaktif.

Terkini