Pendidikan Paskibraka HUT Ke-81 RI Fokus pada Pembentukan Karakter

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 18:27:31 WIB
Wakil Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Rima Agristina.

JAKARTA - Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) menekankan pentingnya aspek pembentukan karakter dalam skema pendidikan Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) HUT Ke-81 RI agar proses pembinaan peserta tidak melulu berorientasi pada ketangkasan baris-berbaris.

Wakil Kepala BPIP Rima Agristina mengutarakan bahwa penguatan kapasitas Paskibraka saban tahun direalisasikan melalui dua pilar kegiatan, yakni pembelajaran aktif beserta pelatihan.

"Penguatan Paskibraka setiap tahun ada dua jenis kegiatan yang dilakukan, yaitu pembelajaran aktif dan pelatihan," kata Rima saat meninjau latihan gabungan Paskibraka di Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, Depok, Jawa Barat, Sabtu.

Ia menerangkan bahwa sebelum menginjak tahap pelatihan, para calon Paskibraka wajib mengikuti pembelajaran aktif yang berbasis pada pengalaman.

Materi pembekalan tersebut melingkupi sejarah perjalanan bangsa, keindonesiaan, Pancasila, wawasan kebangsaan, aksi bela negara, ketahanan nasional, hingga kewaspadaan nasional.

Setelah menuntaskan sesi pembelajaran, para peserta akan menjalani fase mancakrida sebagai wahana refleksi sebelum melangkah menuju fase pelatihan lanjutan.

Rima menyampaikan bahwa penguatan karakter peserta ditempa melalui porsi latihan yang diberikan secara konsisten dan bertahap. Para peserta dibiasakan melakukan pemanasan serta olahraga pagi dengan intensitas yang terus ditingkatkan.

"Setiap hari semakin tangguh tentu saja adik-adik karena memang proses yang kami lakukan itu secara bertahap," ujarnya.

Ia menambahkan bahwa partisipasi personel Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) dalam sesi latihan gabungan turut mendongkrak moril para calon Paskibraka. Latihan bersama tersebut juga melibatkan jajaran satuan musik beserta seluruh elemen peserta upacara.

Sementara itu, Deputi Pengkajian dan Materi BPIP Surahno menegaskan bahwa penanaman nilai-nilai Pancasila sebagai fondasi karakter merupakan pilar vital dalam pembekalan calon Paskibraka.

Ia menjelaskan bahwasanya para peserta sejak awal tidak hanya dibekali dengan kecakapan teknis kepaskibrakaan, melainkan juga internalisasi nilai-nilai Pancasila.

"Nilai Pancasila ini memang mempersiapkan mereka untuk menjadi calon kader, calon pemimpin bangsa," katanya.

Surahno menyebutkan bahwa penggemblengan peserta tidak lantas berakhir sewaktu mereka selesai menunaikan tugas pada upacara Peringatan Hari Kemerdekaan RI.

Mengacu pada Peraturan Presiden Nomor 51 Tahun 2022 tentang Program Paskibraka, terdapat skema pembinaan berlanjut yang mencakup pelibatan aktif anggota Paskibraka dalam agenda sosial maupun isu kebangsaan.

Sistem pendidikan Paskibraka ditujukan guna melahirkan jajaran alumni yang tidak cuma andal secara teknis dalam pelaksanaan upacara, namun juga berdisiplin tinggi, berwawasan kebangsaan luas, serta Mampu mengaktualisasikan Pancasila pada kehidupan harian.

Di sisi lain, Kepala BPIP Yudian Wahyudi mengingatkan kepada para pelajar yang berniat mengikuti seleksi Paskibraka untuk menyiapkan diri sejak dini dengan menjaga kebugaran, menanamkan kedisiplinan, bekerja keras, serta mendalami Pancasila.

Yudian turut mengimbau para calon peserta agar mencermati buku teks utama Pendidikan Pancasila demi membangun pemahaman atas ideologi negara.

"Bangun pemahaman tentang ideologi bangsa kami. Kemudian perlu latihan kesamaptaan, seperti push-up dan latihan lainnya, sehingga pada saat mengikuti tes tahun depan sudah siap," ujarnya.

Pada saat ini, seluruh calon Paskibraka HUT Ke-81 RI tengah mengarungi tahapan latihan gabungan pada 6–9 Agustus sebagai bagian dari kesiapan menuju puncak upacara HUT Kemerdekaan RI.

Seusai agenda latihan gabungan tersebut, para peserta dijadwalkan bertolak ke Jakarta pada 11 Agustus mendatang untuk menjalani rangkaian gladi jelang pelaksanaan upacara pada 17 Agustus.

Terkini