IHSG Selama Sepekan Ditutup Menguat 2,78 Persen ke Level 6.409

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 18:58:32 WIB
Ilustrasi IHSG.

JAKARTA - PT Bursa Efek Indonesia (BEI) membukukan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) selama rentang sepekan, yakni sejak Senin (3/8) hingga Jumat (7/8), ditutup menguat 2,78 persen dibanding capaian pekan sebelumnya.

Sekretaris Perusahaan BEI Kautsar Primadi Nurahmad mengutarakan bahwasanya data aktivitas perdagangan saham di BEI sepanjang pekan ini secara umum didominasi raihan statistik positif.

Rata-rata volume transaksi harian di BEI mencatatkan lonjakan paling tinggi, yakni melesat 32,98 persen menjadi 39,95 miliar lembar saham, dari sebelumnya 30,04 miliar lembar saham pada kurun pekan lalu.

Selanjutnya, rata-rata frekuensi transaksi harian merangkak naik 27,62 persen menyentuh 2,32 juta kali transaksi dari posisi 1,82 juta kali transaksi pada pekan sebelumnya, serta kapitalisasi pasar BEI naik 2,64 persen menjadi Rp11.212 triliun dari Rp10.923 triliun.

“IHSG juga menguat 2,78 persen sehingga ditutup pada level 6.409,654 dari posisi 6.236,126 pada pekan sebelumnya,” ungkap Kautsar melalui keterangan tertulis, Sabtu (8/8).

Di sisi lain, rata-rata nilai transaksi harian terpantau mengalami koreksi tipis sebesar 0,38 persen menjadi Rp15,38 triliun, dari torehan Rp15,44 triliun pada kurun pekan sebelumnya.

Sementara itu, jajaran investor asing pada perdagangan Jumat membiakkan nilai beli bersih (net buy) mencapai Rp1,24 triliun, kendati secara akumulatif sepanjang tahun 2026 investor asing masih membukukan nilai jual bersih (net sell) sebesar Rp71,29 triliun.

Pada momentum penutupan perdagangan Jumat (7/8), jumlah investor pasar modal Indonesia secara resmi menembus angka 30 juta Single Investor Identification (SID), dengan realisasi presisi mencapai 30.274.265 SID.

Sepanjang tahun 2026, populasi investor pasar modal melonjak sebanyak 9.926.440 SID atau tumbuh 48,78 persen secara year-to-date (YtD). Pada periode setara, jumlah investor saham secara khusus sanggup menembus 10 juta SID, atau tepatnya 10.052.059 SID, yang menunjukkan kenaikan 1.447.882 SID atau 16,83 persen bila dibandingkan posisi penutupan tahun 2025.

“Pencapaian ini mencerminkan semakin luasnya inklusi pasar modal di Indonesia, seiring dengan meningkatnya partisipasi masyarakat dalam berinvestasi di pasar modal,” jelas Kautsar.

Sebagai wujud nyata implementasi 8 Aksi Reformasi Pasar Modal Indonesia, BEI menggelar rangkaian agenda Surabaya Investor Meeting and Connectivity 2026 yang terpusat di Surabaya pada Rabu (5/8).

Gelar kegiatan ini menjadi salah satu ikhtiar BEI guna menopang akselerasi peningkatan free float Perusahaan Tercatat melalui penguatan jalur komunikasi serta konektivitas antara emiten dengan investor, khususnya kategori investor institusi. Forum ini mempertemukan 7 Perusahaan Tercatat dengan pemodal yang difasilitasi oleh 13 Anggota Bursa serta Perkumpulan Asosiasi Dana Pensiun Indonesia.

Masih dalam rangkaian agenda Surabaya Investor Meeting and Connectivity 2026, pihak BEI turut hadir mengisi peran sebagai narasumber pada gelaran Kuliah Tamu yang diresmikan oleh Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Indonesia (STIESIA) Surabaya pada Kamis (6/8).

Agenda yang terselenggara atas kolaborasi bersama PT Phintraco Sekuritas tersebut dirancang guna memberikan pemahaman mendalam mengenai dinamika pasar modal tanah air, sekaligus mencetak generasi muda yang makin melek finansial serta sanggup berpartisipasi aktif di industri pasar modal.

Terkini