Kandungan Ikan Berlemak Ampuh Menjaga Kesehatan Jantung dan Arteri

Kandungan Ikan Berlemak Ampuh Menjaga Kesehatan Jantung dan Arteri
Ilustrasi Pemeriksaan kesehatan jantung.

JAKARTA - Banyak jenis asupan makanan seperti buah-buahan, sayur segar, dan biji-bijian utuh yang melimpah serat telah dipercaya sanggup menyokong kesehatan jantung sejak lama.

Namun menurut kacamata para spesialis jantung, salah satu jenis hidangan yang wajib masuk ke dalam daftar prioritas utama adalah ikan berlemak. Dalam ulasan Eating Well pada Jumat (7/8), dipaparkan bahwa ikan berlemak seperti salmon, mackerel, sarden, serta trout, kaya akan kandungan asam lemak omega-3 yang amat menyehatkan jantung melalui berbagai mekanisme.

Pakar irama jantung Rajesh S. Banker, M.D., M.P.H. mengutarakan bahwa konsumsi ikan berlemak sanggup mendongkrak kadar kolesterol baik (HDL) berkat tingginya asam lemak omega-3, utamanya DHA (asam docosahexaenoic) dan EPA (asam eicosapentaenoic). HDL bertugas membantu mengikis tumpukan kolesterol jahat (LDL) dari sirkulasi darah lalu membawanya menuju hati untuk dibuang.

“Ikan berlemak dapat membantu meningkatkan HDL dan menjaga aliran darah yang sehat dan lancar melalui arteri," kata Banker.

Lebih lanjut, ahli kardiologi bersertifikasi Muzamil Khawaja, M.D. menyampaikan bahwa kolesterol bukanlah satu-satunya jenis lemak dalam darah yang berdampak pada kesehatan organ jantung. Ada pula trigliserida, yakni bentuk lemak yang berputar di dalam pembuluh darah dan tersimpan sebagai cadangan energi pada jaringan lemak.

Walau tubuh tetap memerlukan sebagian trigliserida untuk menjalankan fungsi normalnya, kadar yang terlampau tinggi secara terus-menerus akan melipatgandakan risiko gangguan jantung.

“Asam lemak omega-3 dalam ikan berlemak, EPA dan DHA, mengurangi produksi partikel kaya trigliserida yang disebut VLDL oleh hati. Trigliserida tinggi merupakan faktor risiko independen untuk penyakit jantung dan sangat umum terjadi pada orang dengan resistensi insulin atau sindrom metabolik, sehingga menurunkannya secara signifikan mengurangi risiko kardiovaskular," kata Khawaja.

Di samping itu, terdapat potensi besar bahwa konsumsi ikan berlemak efektif meredakan peradangan kronis. Hal ini lantaran komponen asam lemak omega-3 di dalamnya mampu bekerja melawan timbulnya inflamasi.

Peradangan kronis skala ringan dapat merusak dinding pembuluh darah serta menjadi pemicu awal timbulnya aterosklerosis, yakni kondisi penyempitan saluran arteri akibat tumpukan plak. Oleh sebab itu, para pakar kardiologi kini menetapkan peradangan kronis tingkat rendah sebagai salah satu faktor kontributor utama penyakit kardiovaskular.

“Peradangan sistemik merupakan stresor besar pada sistem kardiovaskular dan kesehatan secara keseluruhan. Ikan berlemak berkualitas memberikan manfaat anti-inflamasi yang kuat yang dapat menstabilkan sistem pembuluh darah dan menurunkan risiko kejadian jantung,” ucap Banker.

Pada aspek lain, merutinkan konsumsi ikan berlemak dapat membantu memelihara kestabilan aktivitas listrik jantung beserta fungsi kardiovaskular secara menyeluruh.

Dokter spesialis jantung bersertifikat sekaligus Presiden HeartPlace, Rick Snyder, M.D., FACC menambahkan bahwa asupan asam lemak omega-3 turut menjaga kelancaran fungsi listrik alami jantung sekaligus mempertahankan kelenturan dan kesehatan pembuluh darah.

“Meskipun ikan berlemak bukanlah pengganti obat ketika dibutuhkan, memasukkannya secara teratur sebagai bagian dari diet seimbang berkontribusi pada kesehatan kardiovaskular jangka panjang," ujar Snyder.

Kendati demikian, para praktisi medis menekankan bahwasanya tidak ada individu yang benar-benar kebal dari gangguan kardiovaskular. Aneka faktor tetap bisa memperbesar risiko, seperti pilihan gaya hidup, garis keturunan, hingga riwayat kesehatan keluarga.

“Apa yang anda makan secara langsung membentuk kadar kolesterol dan trigliserida anda, tekanan darah, gula darah dan sensitivitas insulin, berat badan, dan bahkan tingkat peradangan yang beredar di pembuluh darah anda," tambah Khawaja.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index