JAKARTA - Produsen otomotif ternama BMW secara resmi telah memulai proses produksi sedan listrik terbarunya, BMW i3, di fasilitas pabrik milik perusahaan yang berlokasi di Munich, Jerman.
Berdasarkan laporan Arena EV, pihak perusahaan pada 6 Agustus 2026 mengumumkan peluncuran lini produksi BMW i3 di Munich, yang merupakan pabrik bersejarah dengan rekor manufaktur lebih dari sembilan juta unit kendaraan BMW Seri 3 sejak tahun 1975.
Raymond Wittmann selaku anggota Dewan Manajemen BMW AG di bidang produksi mengungkapkan bahwa dimulainya perakitan BMW i3 menandai dimulainya era anyar bagi fasilitas pabrik utama mereka di Munich.
"Kombinasi unik antara kantor pusat, pengembangan, dan produksi di pabrik utama kami di Munich merupakan kekuatan pendorong utama bagi jaringan produksi global kami," katanya.
Sistem pemesanan untuk unit BMW i3 sendiri sebenarnya telah dibuka sejak bulan Juni. Pihak BMW membeberkan bahwa tingginya antusiasme pasar menjadi pendorong utama ditingkatkannya skala produksi secara signifikan, meski tanpa merinci angka pasti produksi harian unit tersebut.
Menurut warta dari Carscoops pada Jumat (7/8), perusahaan mencatat angka permintaan untuk seri BMW i3 terbaru ini bahkan berhasil melampaui capaian pemesanan model iX3 baru, yang sebelumnya menorehkan angka lebih dari 50.000 pesanan pada bulan-bulan awal peluncurannya.
Fasilitas manufaktur BMW di Munich nantinya bakal difokuskan secara eksklusif untuk memproduksi kendaraan listrik mulai tahun depan, sekaligus menutup lembaran panjang pembuatan mobil bermesin pembakaran internal di pabrik tempat produksi kendaraan sejak dekade 1950-an tersebut.
Guna menyokong proses manufaktur model i3 dan deretan seri Neue Klasse mendatang, pihak BMW telah menambahkan sejumlah fasilitas modern pendukung, mencakup area perakitan kendaraan, logistik baru, hingga zona pengiriman di dalam area pabrik.
Untuk tahap awal, BMW i3 hadir lewat varian spesifikasi i3 50 xDrive. Seri ini dibekali daya baterai berkapasitas 108,7 kWh serta dukungan dua motor listrik yang sanggup menyalurkan tenaga hingga 463 hp dan torsi puncak sebesar 645 Nm.
Kendaraan ramah lingkungan ini sanggup menempuh jarak jelajah hingga 906 km dalam sekali pengisian daya berdasarkan standar pengujian Worldwide harmonized Light vehicles Test Procedure (WLTP).
Tak hanya itu, berbekal arsitektur listrik 800-volt beserta dukungan pengisian daya cepat DC 400 kW, mobil ini mampu menambah daya jelajah sejauh 423 km hanya lewat pengisian singkat selama sepuluh menit.