MKNT Gelar Private Placement Rp1 Komma 02 Triliun Masuk Bisnis Baja

Senin, 10 Agustus 2026 | 02:46:32 WIB
Ilustrasi Investor mengamati data saham menggunakan gawai.

JAKARTA - PT Mitra Komunikasi Nusantara Tbk. (MKNT) merencanakan aksi Penambahan Modal Tanpa Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMTHMETD) atau private placement bernilai Rp1,02 triliun guna memperbaiki struktur permodalan sekaligus menopang diversifikasi ke industri baja dan tambak udang.

Merujuk keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI), langkah strategis ini diambil perseroan untuk menghadirkan lini bisnis operasional baru yang diharapkan mampu memulihkan kondisi keuangan serta menjamin kelangsungan usaha.

Sebelumnya, MKNT beroperasi sebagai distributor produk telekomunikasi. Perseroan kemudian mengeksekusi pengambilalihan 99,99 persen saham PT Citra Baru Steel (CBS) dan PT Radja Udang Malingping (RUM) pada 29 Mei 2026.

Melalui CBS yang bergerak di manufaktur baja dan RUM di bidang budidaya tambak udang, MKNT resmi merambah ke industri pengolahan baja serta perdagangan hasil perikanan.

Nilai akuisisi untuk 49.999.999 saham CBS tercatat senilai Rp668,01 miliar, sementara pembelian 152.990 saham RUM mencapai transaksi senilai Rp156,49 miliar.

Dalam laporan resminya, MKNT menyatakan bahwa perseroan saat ini tidak sedang menjalankan kegiatan operasional atau aktivitas komersial secara aktif.

Untuk memperkokoh permodalan, MKNT bakal menerbitkan 822.925.100.000 saham baru guna mengonversi utang kepada PT Headwell Bintang Energi Hijau sebesar Rp668 miliar dan PT Mantra Capital Persada sebesar Rp154,93 miliar.

Aksi PMTHMETD ini juga mencakup suntikan dana segar dari MCP senilai Rp1,56 miliar serta konsorsium lima investor independen sebesar Rp200 miliar.

Dengan demikian, total saham Seri B bernilai nominal Rp1 per saham yang akan diterbitkan mencapai 1.024.490.000.000 lembar, atau setara 99,46 persen dari seluruh modal disetor perseroan.

Di sisi operasional entitas anak, RUM akan difokuskan pada penguatan rantai pasok perikanan dan peningkatan kapasitas produksi udang untuk pasar domestik maupun ekspor.

Sementara itu, CBS diproyeksikan menjadi produsen baja terintegrasi yang mengolah bahan baku menjadi produk setengah jadi untuk sektor konstruksi dan manufaktur.

Pengembangan bisnis ini dijalankan sepenuhnya melalui entitas anak, sehingga MKNT tetap memposisikan diri sebagai perusahaan holding yang mengelola portofolio telekomunikasi, baja, dan perikanan.

MKNT dijadwalkan meminta persetujuan para pemegang saham untuk mengeksekusi aksi private placement ini dalam RUPSLB pada 24 Agustus 2026.

Terkini