IHSG Berpeluang Melanjutkan Penguatan dan Uji Level 6450 Pekan Depan

Minggu, 16 Agustus 2026 | 19:26:02 WIB
Ilustrasi IHSG.

JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksikan berpeluang melanjutkan tren penguatan pada perdagangan pekan depan, periode 18 hingga 21 Agustus 2026, setelah ditutup melesat menjelang libur panjang HUT ke-81 Kemerdekaan RI. IHSG parkir di posisi 6.401,89 pada sesi perdagangan Jumat (14/8/2026) atau menguat 1,59 persen setelah sempat terkoreksi di zona merah pada awal sesi.

Tim Riset Phintraco Sekuritas mengungkapkan bahwa dorongan positif pasar kian menguat seiring pidato Presiden Prabowo Subianto yang memaparkan capaian realisasi pertumbuhan ekonomi nasional hingga semester I-2026.

“Presiden menyebut ekonomi Indonesia tumbuh 5,45 persen hingga semester I/2026, yang disebut sebagai pertumbuhan tertinggi dalam 13 tahun terakhir. Pemerintah pun semakin optimistis pertumbuhan ekonomi dapat mencapai 6 persen hingga akhir 2026,” tulis Tim Riset Phintraco Sekuritas, dikutip Minggu (16/8/2026).

Ekspektasi akselerasi ekonomi tersebut dipandang menjadi pendorong positif bagi bursa saham karena memperkokoh keyakinan pemodal terhadap prospek ekonomi dalam negeri serta kinerja emiten domestik.

Mencermati indikator teknikal, Phintraco Sekuritas mengestimasi peluang reli IHSG masih terbuka lebar pada pekan mendatang. Pergerakan indeks diperkirakan bakal menguji rentang area 6.450 hingga 6.480.

Kisaran 6.450 menjadi titik krusial yang mesti ditembus demi mengonfirmasi keberlanjutan tren kenaikan IHSG. Apabila sanggup melewati batas tersebut dengan sokongan volume transaksi yang solid, indeks berpotensi melanjutkan penguatan menuju level yang lebih tinggi.

Selain pergerakan bursa, optimisme pasar turut ditopang oleh penguatan mata uang Garuda. Kurs rupiah menguat 0,28 persen ke posisi Rp17.827 per dolar AS pada perdagangan Jumat (14/8/2026), merespons penetapan target asumsi nilai tukar RAPBN 2027 sebesar Rp17.500 per dolar AS.

Dinamika nilai tukar rupiah menjadi salah satu elemen penentu IHSG, terutamanya dalam menjaga kepercayaan investor asing serta meredam beban bagi emiten yang memiliki keterpaparan terhadap valuta asing.

Dengan situasi tersebut, atensi para pelaku pasar pada pekan mendatang bakal tertuju pada daya tahan IHSG dalam mempertahankan momentum bullish pascalibur panjang. Keberhasilan indeks menembus batas 6.450 akan menjadi pemicu kunci menuju sasaran berikutnya di kisaran 6.480.

Terkini