Tito Karnavian Prioritaskan Pasokan Logistik dan Listrik Bencana NTT

Selasa, 18 Agustus 2026 | 00:36:01 WIB
Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian.

JAKARTA - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian menegaskan telah menyiapkan langkah prioritas untuk menangani korban bencana gempa bumi di Kabupaten Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Skema penanganan tersebut diawali dengan mempercepat pemulihan aliran listrik serta distribusi logistik, utamanya pasokan bahan pokok demi memenuhi kebutuhan masyarakat terdampak.

"Jadi prioritas listrik, kemudian makanan. Makanan logistik mereka sangat minta sekali," kata Tito dalam keterangannya di Jakarta, Selasa.

Pernyataan ini ia sampaikan kepada insan pers setelah meninjau langsung dan berdialog bersama warga di Desa Satar Kampas, Kecamatan Lamba Leda Utara, NTT.

Mendagri turut menyatakan akan segera berkoordinasi dengan Direktur Utama (Dirut) Perusahaan Listrik Negara (PLN) supaya penanganan instalasi listrik di Manggarai Timur diutamakan. Pasalnya, sarana pembangkit maupun gardu induk tidak mengalami kerusakan. Kendala listrik murni dipicu oleh tiang-tiang penyangga yang tumbang diterjang guncangan gempa.

"Pembangkit listrik enggak ada yang rusak. Persoalannya adalah tiang-tiangnya ada yang roboh, jaringan yang dari gardu ke rumah. Itu problemnya," ujarnya.

Ia berharap pulihnya aliran listrik dapat menopang pemulihan sarana telekomunikasi sehingga masyarakat bisa kembali menjalin komunikasi dengan keluarga di luar daerah.

"Kalau listriknya sudah mati, mau enggak mau sinyal handphone juga off juga. Nah, itu mungkin hal-hal yang prioritas yang kami kerjakan," kata Mendagri.

Di samping pemulihan energi dan logistik, Mendagri memastikan bakal berkoordinasi dengan Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin untuk memasok tenaga medis ke area terdampak bencana. Upaya ini ditujukan untuk memperkuat daya dukung posko warga serta Basarnas di Kecamatan Lamba Leda Utara yang menjadi salah satu titik kerusakan terparah akibat gempa.

"Segera akan saya telepon Pak Menkes untuk mengirim pasukan beliau, termasuk obat-obatan, relawan medis beliau," tuturnya.

Pada kesempatan tersebut, Mendagri menyampaikan apresiasi kepada TNI Angkatan Laut yang hendak memberangkatkan Rumah Sakit Terapung KRI dr. Soeharso ke kawasan perairan Manggarai Timur.

"Kalau bisa kami dorong juga Rumah Sakit Angkatan Laut yang kapal yang besar itu, (KRI) Soeharso untuk di (wilayah) Reo. Itu akan sangat banyak membantu sekali," kata Mendagri.

Terkini