Donasi Korban Gempa NTT Saat Karnaval HUT RI Capai Rp2,16 Miliar

Rabu, 19 Agustus 2026 | 20:34:32 WIB
Danantara Indonesia [FOTO: NET].

JAKARTA - Danantara Indonesia mengumumkan bahwa perolehan donasi dari masyarakat guna membantu para warga yang menderita akibat bencana di wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT), yang berhasil dikumpulkan selama gelendongan acara karnaval Kesenian Rakyat dalam Kebersamaan Kemerdekaan, menyentuh angka nominal sebesar Rp2.164.037.334 atau setara dengan Rp2,16 miliar.

Managing Director Stakeholder Management Danantara Indonesia Rohan Hafas mengungkapkan bahwa pengumpulan donasi tersebut difasilitasi melalui pemindaian kode QR (QR Code) yang disebar pada tiga titik panggung kesenian. 

Fasilitas partisipasi publik ini sengaja disediakan oleh keluarga besar BUMN serta Danantara Indonesia bekerja sama dengan pihak pemerintah guna membuka ruang seluas-luasnya bagi masyarakat dalam meringankan beban korban gempa NTT.

“Momentum Kemerdekaan tahun ini menjadi pengingat tentang kekuatan gotong royong. Partisipasi masyarakat dalam Kesenian Rakyat dalam Kebersamaan Kemerdekaan dapat diterjemahkan menjadi dukungan nyata bagi saudara-saudara kami yang terdampak bencana di NTT,” kata Rohan dalam keterangannya di Jakarta, Selasa (18/8/2026).

Lebih lanjut, pihak Danantara turut mengoordinasikan aksi tanggap darurat secara lintas BUMN demi menjamin ketersediaan kebutuhan esensial bagi masyarakat yang tertimpa musibah gempa NTT. Koordinasi penyaluran bantuan ini semakin diintensifkan sepanjang masa status tanggap darurat yang telah ditetapkan oleh jajaran pemerintah daerah hingga tanggal 28 Agustus 2026 mendatang.

Pada fase permulaan masa tanggap darurat gempa NTT, prioritas bantuan diarahkan secara khusus pada pemulihan infrastruktur layanan publik yang memegang peranan vital sebagai penopang utama penanganan kemanusiaan. Upaya pemulihan jaringan kelistrikan, sistem komunikasi, serta jaminan pasokan bahan bakar menjadi bagian penting dari sinergi dukungan yang terus diperkuat.

Sampai dengan hari Senin (17/8/2026), PT PLN (Persero) tercatat telah sukses memulihkan sekitar 88% pelanggan beserta 98,3% jaringan kelistrikan yang sempat terganggu akibat hantaman gempa. Langkah pemulihan infrastruktur ini diproyeksikan agar bermacam fasilitas umum, sarana pelayanan dasar warga, serta posko-posko bantuan bisa segera beroperasi normal kembali.

Terkini