KPK Jadwal Ulang Pemeriksaan Stafsus Raja Juli, Selisih Amplop SGD 2.000 Masih Didalami

Senin, 24 Agustus 2026 | 20:26:00 WIB

ONLINEKINI.ID — Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, menyatakan penyidik tidak menerima surat konfirmasi dari Andi Saiful Haq terkait ketidakhadirannya. Padahal, pemeriksaan saksi tersebut dinilai krusial untuk menelusuri aliran dana pengurusan pelepasan kawasan Hutan Produksi Terbatas (HPT) di Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing).

"Saksi dimaksud tidak hadir, penyidik akan koordinasikan untuk penjadwalan ulangnya," ujar Budi kepada wartawan, Senin (24/8/2026). Ia menambahkan, "Tidak ada surat konfirmasinya."

Selisih SGD 2.000 dan Pengembalian Amplop di Polres

KPK sebelumnya mengungkapkan amplop yang diduga diserahkan Suhardiman kepada Raja Juli pada 2 Juni 2026 berisi sekitar SGD 14.000. Namun, dari jumlah tersebut, penyidik hanya mengamankan SGD 12.000 dari Ketua DPRD Kuansing, Juprizal.

Atas temuan itu, lembaga antirasuah mendalami dugaan selisih sekitar SGD 2.000. Raja Juli sebelumnya mengklaim baru mengetahui amplop tersebut setelah audiensi selesai dan memerintahkan ajudannya mengembalikannya di Polres Kuantan Singingi pada 12 Juni 2026.

Aliran Dana SGD 46.500 dari Pemotongan SHU KUD

Penyidikan kasus ini tidak hanya berhenti pada pertemuan di Kementerian Kehutanan. KPK mendapati indikasi pemberian uang sekitar SGD 12.500 kepada seorang pejabat kementerian pada Mei 2026, yang diduga terkait pengurusan pelepasan kawasan hutan yang sama.

Secara keseluruhan, penyidik menduga terjadi pengumpulan dana mencapai SGD 46.500. Dana tersebut antara lain diduga berasal dari pemotongan Sisa Hasil Usaha (SHU) petani yang tergabung dalam Koperasi Unit Desa (KUD). Juprizal, yang juga menjabat Ketua KUD Prima Sehati, diduga turut terlibat dalam pengumpulan dana tersebut.

Dua Perkara yang Menjerat Suhardiman Amby

Suhardiman Amby saat ini berstatus tersangka dalam perkara dugaan suap pengisian jabatan Sekretaris Daerah Kuansing bersama Sekda Zulkarnain dan Direktur Utama PT Mitra Ideal Consultant, Ardiles. Kasus terbaru yang menjeratnya adalah dugaan suap dan gratifikasi terkait pengurusan pelepasan kawasan hutan ini.

KPK terus mengembangkan penyidikan dengan memeriksa sejumlah saksi untuk memetakan aliran uang dan memperkuat alat bukti. Penjadwalan ulang pemeriksaan terhadap Andi Saiful Haq menjadi prioritas guna mengonfirmasi keterangan Raja Juli mengenai pengembalian amplop serta mendalami peran para pihak dalam pengumpulan dana SGD 46.500 tersebut.

Terkini