ONLINEKINI.ID — "Hari ini Bapak Presiden memang fokus mengajak Panglima TNI maupun Kapolri untuk menambah kekuatan kalau dibutuhkan personel maupun dibutuhkan alat," kata Prasetyo di Palembang.
Jenis Peralatan yang Diminta Jajaran Lapangan
Prasetyo merinci sejumlah peralatan yang menjadi permintaan petugas di lapangan. Selain helikopter untuk pemadaman dari udara, pemerintah juga menerima usulan kendaraan roda dua yang dimodifikasi untuk medan berat.
"Termasuk heli, water bombing. Kemudian tadi ada permohonan motor trail yang dimodifikasi," ujarnya.
Presiden meminta jajaran di lapangan menyampaikan kebutuhan secara langsung. Langkah ini ditempuh agar penanganan titik kebakaran yang tersisa bisa lebih cepat dan tepat sasaran.
Luas Sisa Lahan yang Masih Terbakar
Pemerintah menyebut kondisi karhutla di empat provinsi Sumatera relatif terkendali. Beberapa wilayah bahkan tidak lagi terpantau memiliki titik api, meski asap masih muncul di sejumlah lokasi.
Prasetyo mengatakan satu area yang masih ditangani memiliki luas sekitar 199 hektare. Ia enggan menyebut lokasi spesifik area tersebut.
"Jumlahnya kecil, tapi ada yang jumlahnya hanya kurang lebih 199 hektare. Peralatan tambahan juga dikirim oleh Bapak Presiden," katanya.
Rangkaian Pemantauan dari Kalimantan hingga Sumatera
Sebelum menuju Sumatera, Presiden lebih dulu meninjau penanganan karhutla di Kalimantan Barat dan Kalimantan Tengah. Pemerintah kemudian melanjutkan pemantauan ke Riau dan Sumatera Selatan, serta berkoordinasi dengan Jambi dan Lampung.
Langkah ini bagian dari upaya pemerintah memastikan seluruh titik api di dua pulau utama itu dapat dipadamkan sebelum musim kemarau berakhir. Keputusan penambahan alat akan disesuaikan dengan kebutuhan aktual di lapangan.