Anggota Paskibraka Nasional Dipersilakan Masuk Poltek Kemenkum

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:42:32 WIB
Anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) [FOTO: NET].

JAKARTA - Menteri Hukum Supratman Andi Agtas memberikan kesempatan emas bagi para purna anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Nasional 2026 untuk melanjutkan jalur pengabdian via jalur pendidikan kedinasan di lingkup Kementerian Hukum.

Ia menegaskan bahwa pihak Kemenkum sangat memerlukan kehadiran generasi muda yang tidak sekadar memiliki kecerdasan akademik, melainkan juga dibekali karakter yang tangguh.

“Saya mengundang adik-adik anggota Paskibraka nanti untuk bisa ikut seleksi dalam penerimaan mahasiswa kedinasan Politeknik Kementerian Hukum Republik Indonesia,” ujar Supratman saat dikonfirmasi di Jakarta, Rabu (26/8/2026).

Ia menyebutkan bahwa tawaran tersebut merupakan wadah bagi para purna Paskibraka untuk merajut jenjang pendidikan sekaligus menyiapkan diri bertransformasi menjadi bagian dari pilar sumber daya manusia yang handal dalam sektor hukum serta pelayanan publik.

Lebih lanjut, ditekankan pula bahwa Kemenkum mendambakan berbagai profil talenta yang menjunjung tinggi nilai integritas, berwawasan kebangsaan luas, serta memiliki semangat patriotisme yang tinggi.

"Itu yang paling penting, di luar kemampuan soal intelektual dan lain sebagainya,” tuturnya.

Bagi Supratman, unsur integritas, wawasan kebangsaan, serta jiwa patriotisme merupakan fondasi krusial dalam mencetak aparatur negara dan sumber daya manusia yang cakap mengemban tugas secara profesional dan berorientasi pada kemaslahatan masyarakat.

Sebelumnya, Menteri Hukum telah menyampaikan bentuk apresiasi serta rasa bangganya secara langsung kepada seluruh personel Paskibraka Nasional dalam jamuan santap malam bersama di Jakarta pada Rabu (19/8).

Dalam kesempatan tersebut, ia mengaku menyaksikan sendiri detik-detik prosesi pengibaran maupun penurunan bendera di Istana Merdeka serta merasakan gelora kebanggaan atas tuntasnya tugas mulia yang diemban para anggota Paskibraka.

“Jujur, saya hadir di Istana menyaksikan pelaksanaan pengibaran bendera dan penurunan bendera kami. Saya terharu atas keberhasilan adik-adik sekalian,” ujar Menkum.

Menurut pandangan Supratman, pencapaian lulus sebagai anggota Paskibraka bukan sekadar perihal kepiawaian dalam baris-berbaris semata.

Lebih mendalam dari itu, ia memaparkan bahwa proses gemblengan pembinaan Paskibraka turut membentuk karakter mental, kedisiplinan, rasa tanggung jawab, jiwa nasionalisme, hingga semangat berbakti kepada nusa dan bangsa.

Pesan senada turut diutarakan oleh Kepala Badan Karantina Indonesia Abdul Kadir Karding yang hadir membersamai acara tersebut.

Berbekal latar belakang sebagai mantan anggota Paskibra di masa lalu, Abdul memandang bahwa pengalaman menapaki barisan Paskibraka merupakan bekal esensial dalam menempa bakat kepemimpinan.

Menurutnya, dinamika di dalam Paskibraka mengajarkan cara bersinergi dalam tim sekaligus memikul tanggung jawab moral sebagai seorang pemimpin.

“Di Paskibraka ini dilatih membentuk tim dan dilatih menjadi pemimpin. Belajar jadi pasukan, belajar jadi komandan, dan harus tertib. Nilai-nilai itu kami kira penting,” kata Abdul.

Rangkaian nilai luhur berupa kedisiplinan, semangat kolektif, jiwa kepemimpinan, serta ketaatan terhadap aturan tersebut diyakini menjadi modal dasar yang berharga bagi kaum muda dalam menghadapi pelbagai tantangan masa depan.

Adapun sebanyak 76 orang anggota Paskibraka Nasional Tahun 2026 ini menerima anugerah penghormatan khusus dari Menteri Hukum untuk menghadiri jamuan makan malam eksklusif di Graha Pengayoman Kemenkum, yang sekaligus dirangkaikan sebagai bagian dari semarak peringatan Hari Pengayoman Ke-81.

Lebih dari sekadar seremoni seremonial belaka, forum pertemuan tersebut menjelma menjadi ruang edukatif guna menanamkan nilai kepemimpinan sekaligus merintis peluang baru bagi generasi muda untuk meneruskan darma bakti kepada ibu pertiwi.

Melalui penyelenggaraan acara tersebut, Kemenkum kembali membuktikan komitmen nyata dalam merangsang lahirnya tunas-tunas muda bangsa yang berintegritas tinggi, disiplin, berjiwa kepemimpinan, berwawasan kebangsaan, serta siap sedia mengabdi untuk Indonesia.

Malam keakraban itu tidak sekadar menjadi sarana mempererat tali silaturahim, melainkan wujud penghargaan tulus atas dedikasi serta suksesnya para anggota Paskibraka Nasional dalam menunaikan tugas historis mengibarkan dan menurunkan Sang Saka Merah Putih pada perayaan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia.

Terkini