Kolaborasi Indosat dan Huawei Hadirkan Empat Fitur AI New Calling

Rabu, 26 Agustus 2026 | 22:59:01 WIB
Indosat dan Huawei mendemonstrasikan fitur AI New Calling dalam dalam acara kolaborasi Indosat dan Huawei di Jakarta, Rabu (26/8/2026) [FOTO: NET].

JAKARTA - PT Indosat Ooredoo Hutchison Tbk (Indosat atau IOH) bersama pihak Huawei secara resmi memperkenalkan empat fitur unggulan berbasis teknologi kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) lewat layanan inovatif bertajuk AI New Calling demi menghadirkan pengalaman komunikasi via panggilan telepon yang jauh lebih praktis dan interaktif.

Chief Technology Officer (CTO) Indosat Ooredoo Hutchison Desmond Cheung mengemukakan bahwa integrasi pemanfaatan teknologi AI dalam layanan komunikasi mampu menolong masyarakat dalam menepis bermacam kendala saat berinteraksi, mencakup hambatan kendala perbedaan bahasa hingga gangguan kondisi lingkungan sekitar yang bising.

“Ambisi kami adalah membuat AI lebih mudah diakses melalui konektivitas yang digunakan masyarakat setiap hari, membantu mereka berkomunikasi dengan lebih mudah, mengatasi hambatan seperti bahasa dan lingkungan yang bising, serta mengelola kehidupan digital mereka dengan lebih sederhana,” kata Desmond dalam acara kolaborasi Indosat dan Huawei di Jakarta, Rabu (26/8/2026).

Jajaran empat fitur canggih yang diperkenalkan melalui platform AI New Calling tersebut meliputi AI Noise-Reduction Calling, Real-Time Call Translation, Interactive Visualised Voice Calling, serta Visualized Voice Calling atau yang juga dikenal sebagai IDOLCALL.

Fitur pertama, yaitu AI Noise-Reduction Calling, memanfaatkan teknologi AI mutakhir untuk meredam suara bising dari kedua sisi penelepon sehingga percakapan tetap terdengar jernih dan jelas, bahkan saat pengguna sedang berada di tengah situasi lingkungan yang ramai.

Berikutnya, fitur Real-Time Call Translation menghadirkan kemampuan penerjemahan percakapan secara langsung menggunakan dukungan AI, baik dalam bentuk suara audio maupun teks takarir (subtitle) selama obrolan panggilan telepon berlangsung.

Fungsi fitur tersebut dirancang khusus untuk membantu pengguna dalam menjembatani komunikasi tatkala menghadapi kendala perbedaan bahasa.

Selanjutnya, fasilitas Interactive Visualised Voice Calling memungkinkan aktivitas panggilan suara konvensional berpadu dengan sajian konten visual atau video guna mendukung beragam keperluan praktis, contohnya seperti memesan makanan, melakukan reservasi hotel, hingga mengakses layanan pusat panggilan (call center).

Di sisi lain, fitur Visualized Voice Calling atau IDOLCALL memberikan keleluasaan bagi para pengguna untuk memilih sosok pesohor selebritas ataupun figur kekayaan intelektual (intellectual property/IP) favorit guna ditampilkan dalam wujud avatar digital interaktif di atas layar ponsel selama panggilan sedang terhubung.

Keempat ragam kemampuan inovatif tersebut merefleksikan manifestasi nyata pemanfaatan teknologi AI dalam mentransformasikan layanan panggilan telepon agar jauh lebih mudah dijangkau dan interaktif.

Desmond menambahkan bahwa implementasi pemanfaatan AI ini merupakan bagian integral dari sinergi kolaborasi strategis antara Indosat dan Huawei dalam membangun ekosistem Connected Intelligence di tanah air.

“Nilai AI tidak hanya terletak pada seberapa canggih teknologinya, tetapi pada bagaimana teknologi tersebut dapat meningkatkan kehidupan sehari-hari masyarakat,” ujarnya.

Terkini