JAKARTA – Memperhatikan asupan nutrisi makanan serta rutin berolahraga kerap menjadi kunci utama dalam menjaga kondisi tubuh tetap sehat di usia senja. Kendati demikian, jenis cairan yang dikonsumsi saban hari juga memegang peranan vital untuk mendukung kesehatan tubuh.
Salah satu pilihan yang direkomendasikan adalah susu fermentasi kefir. Minuman ini merupakan sumber probiotik melimpah dengan kandungan puluhan galur bakteri dan ragi penunjang pencernaan, yang keberadaannya kian dibutuhkan seiring bertambahnya usia.
"Seiring bertambahnya usia, kesehatan usus dapat memainkan peran besar dalam pencegahan penyakit, kekebalan tubuh, dan bahkan kesehatan mental," terang ahli diet terdaftar dari Flawless Bloom, Shelley Balls.
"Saya menyarankan untuk minum sekitar 120 hingga 240 mililiter (ml), atau setara 0,12 hingga 0,24 liter kefir setiap hari," ucap ahli diet metabolik di New York City dan Pendiri Compass Nutrition, Adiana Castro, MS, RDN, CLT.
"Mulailah dengan 60 ml per hari dan kemudian perlahan tingkatkan hingga 120 sampai 240 ml per hari," lanjutnya.
Bagi pencinta hidangan gurih, konsumsi tiga hingga empat cangkir kaldu tulang ayam per minggu dapat menjadi opsi tepat. Minuman hangat ini kaya akan asam amino serta mineral guna menjaga kepadatan tulang dan memelihara lapisan lambung.
"Glutamin sangatlah membantu dalam mengurangi peradangan," kata Castro. Ia menambahkan bahwa kadar nutrisi yang dilepaskan dari tulang akan lebih tinggi jika waktu memasaknya lebih lama, yakni minimal delapan jam.
Pilihan berikutnya adalah teh herbal, teh hijau, serta teh hitam. Teh herbal seperti kamomil efektif membantu kualitas tidur, teh hijau kaya antioksidan polifenol EGCG untuk menekan peradangan, dan teh hitam hangat bertindak sebagai prebiotik bagi bakteri baik usus.
"Kamomil atau lemon dapat membantu tidur nyenyak dan mengurangi stres, yang keduanya sangat penting untuk menua dengan baik. Saya merekomendasikan secangkir teh herbal rasa apa pun setiap hari," tutur Castro.
"Teh ini kaya akan polifenol EGCG, yang bertindak seperti antioksidan kuat yang membantu mengurangi stres oksidatif dan peradangan, di mana keduanya sangat memengaruhi penuaan," imbuh dia.
Kopi hitam murni tanpa gula atau krim tambahan juga menyimpan khasiat antioksidan untuk melindungi dari penyakit Alzheimer dan Parkinson. Asupan ini sebaiknya dinikmati sebanyak 2–4 cangkir sebelum pukul 14:00 dan diminum seusai makan pagi.
"Ada semakin banyak bukti yang mendukung efek perlindungan dari konsumsi kopi terhadap perkembangan dan perburukan penyakit hati. Kafein mungkin merangsang enzim hati dan meningkatkan fungsi hati," jelas Castro.
"Meminumnya setelah sarapan agar kamu tidak mengonsumsi kopi dalam keadaan perut kosong, yang dapat mengiritasi lapisan lambungmu," ucap Balls.
Sebagai penutup, kecukupan hidrasi air putih tetap menjadi fondasi paling utama. Penambahan irisan buah sitrus atau es batu berisi buah lumat dapat dipakai untuk memperkaya cita rasa tanpa mengurangi manfaat utamanya.
"Air putih tidak punya banyak embel-embel, tapi sangat penting bagi tubuhmu, dan bisa membantu mengelola kadar gula darah kalau kamu terhidrasi dengan baik," kata Balls, "Tetap terhidrasi dengan air membantu menurunkan risiko penyakit jantung, batu ginjal, dan diabetes, yang merupakan masalah umum seiring bertambahnya usia kami," sambung dia.