Sekolah Diminta Segera Tuntaskan Pendataan Murid Peserta TKA SMA 2026

Kamis, 27 Agustus 2026 | 01:27:32 WIB
Ilustrasi Pelaksanaan Tes Kompetensi Akademik (TKA) untuk jenjang SMA.

JAKARTA - Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) mewanti-wanti satuan pendidikan bahwa pendaftaran Tes Kemampuan Akademik (TKA) jenjang SMA masih dibuka sampai 27 September, sehingga seluruh pihak diminta menjamin tidak ada siswa yang terkendala atau kehilangan haknya untuk ikut serta.

Sekretaris Badan Kebijakan Pendidikan Dasar Menengah (BKPDM) Kemendikdasmen Muhammad Yusro mengimbau tiap sekolah untuk menyelesaikan proses pendataan sekaligus membenahi data murid yang belum valid selama tenggat satu bulan mendatang.

"Per 27 Agustus 2026, masa pendaftaran masih berlangsung hingga tanggal 27 September 2026. Jadi masih banyak waktu Bapak dan Ibu untuk melakukan pendaftaran di TKA hingga tanggal 27 September 2026," kata Yusro dalam webinar bertajuk Sapa Pendidikan Pendaftaran TKA di Jakarta Pusat pada Kamis.

Yusro memaparkan bahwa pihak sekolah wajib mengoptimalkan sisa waktu yang ada untuk membereskan segala kendala administrasi, mengingat akurasi data serta kesiapan perencanaan pada periode pendaftaran merupakan penentu utama kelancaran pelaksanaan TKA.

Atas alasan tersebut, ia turut meminta setiap sekolah untuk bergegas memperbarui serta memvalidasi data peserta didik melalui sistem Dapodik.

Di samping itu, Yusro mengingatkan sekolah untuk mengamankan surat pernyataan kesediaan mengikuti tes yang sah ditandatangani oleh siswa bersangkutan beserta orang tua atau wali murid.

Tidak hanya itu, berkas daftar nominasi sementara juga mesti dicek secara cermat sebelum kepala sekolah meresmikan serta mengunggah Surat Pernyataan Tanggung Jawab Mutlak (SPTJM).

“Jangan menunda perbaikan data hingga mendekati batas akhir,” pesan Yusro.

Ia turut menginstruksikan pihak sekolah untuk mulai menyiapkan seluruh sarana teknis pelaksanaan, mulai dari infrastruktur pendukung, penentuan moda ujian, penunjukan proktor dan teknisi, hingga mengarahkan komunikasi intensif ke murid dan orang tua mengenai jadwal simulasi serta gladi bersih.

Yusro menegaskan bahwa instansinya tidak menginginkan ada siswa yang gagal mengikuti TKA hanya dipicu oleh persoalan kelalaian pembaruan data atau belum tersampaikannya informasi pendaftaran secara optimal.

“Mari kami pastikan tidak ada murid yang kehilangan kesempatan hanya karena data belum diperbaharui atau informasi belum sampai,” ujarnya.

Terkini